Jurnal Harian Dalam Bentuk Mini Album Milik Pemuda Suka Klabing
Seakan meneruskan isi dari lagu “Kuliah Pagi”, PSK meneruskan dengan lagu “Pagawe Rajut”. Secara pemilihan tema liriknya, lagu ini seperti kelanjutan dari kisah mereka ketika masa perkuliahan, sampai akhirnya lulus, dan mendapat pekerjaan yang beragam, dari mulai pegawai pajak, pegawai pemda, seorang buruh pabrik, sampai jadi pegawai rajut. Satu hal ironis sebenarnya, namun mereka gambarkan dengan sudut pandang yang menyenangkan, dan menariknya lagi, lirik dalam lagu ini menggunakan bahasa sunda. Sedikit melodi yang cukup familiar dari gerobak es krim terkenal di Indonesia, yang ditambahkan dalam interlude lagu ini, cukup membuat senyum simpul pendengarnya, dan semakin mempertegas PSK yang senang dengan gaya parodi dalam lagu-lagunya.
Sampai akhirnya mini album ini ditutup oleh lagu “Selegram”. Berisikan tentang interpretasi dari Gugum (Vokal), Ophe (Gitar), Giant (Gitar 2), Vicka (Keyboard), Ade (Kendang Elektrik), Otnay (Drum), dan Angky (Bass), tentang dunia sosial media, dengan semua pernik dan gimiknya. PSK menceritakan tokoh-tokoh yang dianggap viral, dan menjadi hits di sosial media, khususnya instagram, seperti Awkarin, Anya Geraldine, dan lain-lain. PSK menangkap sebuah fenomena spesifik tentang kecenderungan anak muda milenial, yang banyak mengidolakan orang-orang yang eksis di instagram, yang dikenal juga dengan sebutan selebgram (kependekan dari selebritis instagram). Lagu ini seperti satir yang disampaikan dengan ringan lewat sebuah lagu orkes milik Pemuda Suka Klabing ini.
Foto diambil dari press release Pemuda Suka Klabing
Comments (0)