Jurnal Perjalanan: DCDC x Rebel Dirt Bike

Jurnal Perjalanan: DCDC x Rebel Dirt Bike "Raining Blood", Melibas Pantai Santolo

Sementara para crossers bersenang-senang dengan jalur off-road, kegiatan di Lapangan Kiara Kohok, Cikelet, Garut pun dimulai. Hari itu, acara dibuka oleh dua orang MC, yaitu Iqbal dan Ayushi, di mana Ayushi adalah salah satu anggota yang mengikuti perjalanan off-road di hari pertama. Ia mempersilahkan para warga untuk mulai memasuki Lapangan Kiara Kohok dan mengikuti beberapa aktivitas yang sudah disediakan.

Ada beberapa permainan yang bisa diikuti oleh setiap pengunjung. Permainan tersebut terbagi dua, bersifat kelompok dan individual. Untuk yang sifatnya individual, disediakan permainan darts game, shooting target, dan adu panco. Sementara untuk permainan yang sifatnya kelompok, ada permainan balap karung, balap bakiak, dorong mobil, dan motor lelet.


Kegiatan di arena permainan

Balap karung ini memiliki peraturan yang unik. Setiap grup harus diwakili oleh dua orang, diawali dengan balap lari dari titik start ke titik di mana peserta mengambil karung, dan menariknya mereka harus menggunakan helm. Permainan ini sifatnya estafet, jadi ketika peserta pertama berhasil sampai di titik finish, ia harus memindahkan properti permainan ke kawan satu grupnya dan melakukan hal yang sama. Yang tercepat adalah pemenangnya.

Balap bakiak juga merupakan permainan yang pemenangnya diukur dari kecepatan. Tetapi, uniknya adalah satu unit bakiak harus diisi oleh tiga orang pemain. Kekompakan sangat dibutuhkan dalam permainan ini. Jika tidak, mereka tidak akan sampai di garis finish dan malah terus terjatuh selama melakukan balap bakiak.

Terakhir adalah dorong mobil. Ini adalah permainan yang mengandalkan kekuatan, karena empat orang diharuskan mendorong satu mobil sedan oldskool, dan pemenangnya adalah yang mampu mendorong mobil secepat mungkin.

Untuk motor lelet, ini adalah kebalikan dari permainan di atas. Jika biasanya kita menemukan pengendara motor adu kecepatan untuk menentukan siapa pemenang, lain halnya dengan motor lelet. Pengendara yang sampai di garis finish paling akhir adalah pemenangnya. Karena peserta harus mengendarai motor dengan sangat pelan, maka peserta butuh mengontrol keseimbangan. Jika dalam satu kali perjalanan kaki peserta menyentuh tanah sebanyak tiga kali, maka peserta tersebut didiskualifikasi.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner