Jurnal Perjalanan: DCDC x Rebel Dirt Bike

Jurnal Perjalanan: DCDC x Rebel Dirt Bike "Raining Blood", Melibas Pantai Santolo

Kebanyakan peserta yang terlibat datang dari kantung-kantung komunitas yang ada di daerah Garut. Tetapi, para warga pun sangat aktif dan terlibat dalam berbagai permainan. Semua orang dengan batas umur minimal 18 tahun dipersilahkan untuk mengikuti acara ini. Alhasil, permainan demi permainan dilewati dengan sangat menarik dan para warga menikmati setiap acara yang disediakan.

Permainan berlanjut sampai akhirnya para anggota Rebel Dirt Bike kembali dari perjalanan, sekitar pukul 15.30 WIB. Sesampainya di Lapangan Kiara Kohok, mereka beristirahat di sekitar arena permainan. Mereka terlihat sangat berkeringat, dengan muka memerah karena cuaca yang sangat panas. Ayushi lalu menghampiri beberapa anggota Rebel Dirt Bike dan bertanya tentang perjalanan mereka.

Para anggota Rebel Dirt Bike melewati jalur pesisir pantai, menyebrangi beberapa bagian yang masih merupakan jalur ombak, dan harus melewati beberapa muara. Beberapa motor ternyata mengalami kendala ketika menyebrangi beberapa jalur air yang akhirnya mengharuskan mereka dievakuasi. Jalur di hari kedua memang tidak se-ekstrim hari pertama, tetapi tetap saja ada tantangan tersendiri yang harus mereka taklukan.


Kegiatan dan kunjungan anggota Rebel Dirt Bike

Setelah para anggota Rebel Dirt Bike beristirahat, mereka diajak Ayushi untuk berkeliling di sekitar booth yang menjajakan hal-hal menarik. Banyak hal menarik yang ditemukan, seperti baju dan pernak-pernik buatan tangan sendiri, hingga miniatur kapal. Yang juga menarik adalah adanya booth sembako bersubsidi, di mana mereka menyediakan 500 unit sembako dengan harga yang sangat terjangkau, dan semua itu ludes dalam waktu setengah hari.

Usai berkeliling, beberapa anggota Rebel Dirt Bike pun tidak ketinggalan dalam mencoba semua permainan. Mereka melawan para warga lokal dalam beradu kekuatan, kecepatan, dan ketangkasan di semua arena permainan. Bahkan, Aries (Kaluman) pun akhirnya menantang warga lokal untuk adu panco dengannya.


Kegiatan di arena permainan bersama anggota Rebel Dirt Bike

Bersambung ke bagian kedua

BACA JUGA - Jurnal Perjalanan: DCDC x Rebel Dirt Bike "Raining Blood", Menuju Pergantian Tahun

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner