Kamuflase Dan Hal Misterius Dari Band Blues Berbahaya Asal Cianjur
Distorsi tipis menggigit, yang kadang terpecah menjadi kepingan distorsi kasar dan terkesan mentah dalam isian musiknya, namun uniknya malah menjadikan musik dari The Woman terdengar begitu raw dan ngerrock
Band ini memperkenalkan dirinya seperti ini : Blues Band from Cipanas / Cianjur West Java we started the band from 2015 – Present : Hegi 6 strings & vocal, Ari 4 strings, and Adin 2 sticks. Dengan sebuah logo, tanpa foto personilnya. Memberi kesan misterius sekaligus memancing penasaran, terlebih dengan nama bandnya yang bernama The Woman.
Setelah lagunya didengarkan secara intens, band ini punya energi dan power yang kuat dalam setiap notasi yang dimainkan pada musiknya. Terlebih untuk vokalis mereka, yang bisa diberikan kredit lebih dengan cara bernyanyinya. Dalam setiap tarikan nafasnya, sang vokalis seakan bisa menuntun kemana arah musik band ini melaju. Distorsi tipis yang menggigit, kadang terpecah menjadi kepingan distorsi kasar dan terkesan mentah dalam isian musiknya, namun uniknya malah menjadikan musik mereka terdengar begitu rock, baik secara teknikal maupun spiritnya. Hal ini seakan mengingatkan akan spirit musik Lo-Fi, dimana sound-sound yang bisa dibilang mentah tersebut sengaja diolah sedemikian rupa, sehingga punya estetika tersendiri, karena disajikan dengan hantaman yang solid, dan hook yang enak didengarkan.
Kenapa namanya The Woman? Menurut analisa dan kesoktahuan saya, Woman disini bisa jadi sebuah penggambaran dari sosok wanita, yang meskipun dinilai lembut, namun punya daya juang yang tinggi, dan menyimpan kekuatan yang besar pada sosoknya. Musik mereka juga seperti itu, dengan pola musik yang mengalun di awal lagu, sampai kemudian mencapai klimaks dengan sayatan distorsi gitarnya menjelang lagu berakhir.
Secara gamblang, musikalitas dari The woman ini akan mereka tunjukan diatas panggung, dalam gelaran yang bertajuk "Bhineka Tunggal Ika", dimana didalamnya terdapat dua panggung, yang terdiri dari panggung band Jasad, sebuah raksasa death metal dari Ujung Berung, dan panggung untuk band-band Shout Out, yang potensial dari Cianjur, salah satunya band The Woman ini, pada tanggal 12 Januari 2018 mendatang. Bersama dengan beberapa band potensial lainnya dari Cianjur.
Gelaran ini tidak hanya menarik dari segi konsepnya, namun juga punya isian lebih, terutama dalam hal mengangkat potensi musikalitas dari tiap daerah di Indonesia. Adapun acara ini juga sejalan dengan semangat keberagaman, dengan harmoni yang selaras, dan disatukan atas nama musik. Ketika musik tidak hanya sebagai sebuah sarana hiburan saja, tapi juga ketika musik punya suara yang ingin disampaikan, menyikapi banyak perbedaan yang tidak jarang menimbulkan perselisihan.
Comments (0)