Kebebasan Scream In Bubble

Kebebasan Scream In Bubble

By: Karel

Scream In Bubble, sebuah band deathcore yang resmi terbentuk pada pertengahan 2013 di Majalaya, Bandung Wetan. Band ini dibentuk oleh Irfan dan Daud yang merupakan teman lama sejak kecil dan bisa dibilang tetanggaan. Hampir memiliki pikiran sejalan tentang musik dan hanya beberapa kali ganti personil. Sampai saat ini formasinya adalah Irfan Fadlan (vokal), Indra Nugraha (drum), Daud Herdian (gitar), Rizal Ridwan (gitar) dan Irdani (bass).

Panggung ke panggung di kabupaten dan kota Bandung telah banyak mereka lewati dan banyak panggung luar kota yang menanti. Di tahun ini mereka akan merilis debut EP album mereka yang mereka sebut dengan “Eterna” dan berisikan 6 buah track.

Single pertama mereka “Angkuh” yang dirilis pada 2013 lalu, menjadi jagoan di telinga para pecandu musik deathcore tanah air dan mereka berharap debut EP mereka pun sejalan dengan itu.

Scream In Bubble, asumsinya adalah kebebasan yang dimiliki oleh mereka berlima. Bayangkan “bubble” adalah sebuah penjara yang mengurung semua didalamnya dan mereka mencoba untuk berteriak sekeras mungkin untuk menghancurkan ‘bubble’ (penjara) untuk mendapatkan kebebasan. Poin pentingnya adalah kebebasan dalam bermusik.

PARANOIA released by Impure Deathcore (Worldwide) on Youtube:

 

 

 

Contact:
screaminbubble@gmail.com

+6289690195626

546FCAB

https://soundcloud.com/scream-in-bubble

https://twitter.com/SIBofficial

http://screaminbubble.bandcamp.com/
http://www.purevolume.com/screaminbubble

http://www.reverbnation.com/screaminbubble

http://www.youtube.com/screaminbubble

Foto: Scream In Bubble Docs.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner