Kebersamaan Hingga Kegilaan Teramu di Petualangan Rebel Dirt Bike 'Tormentor'

Kebersamaan Hingga Kegilaan Teramu di Petualangan Rebel Dirt Bike 'Tormentor'

‘Kekacauan’ terjadi di arena Dorong Motor Mundur, banyak bepeserta yang gugur dan tidak sedikit motor yang terjatuh. Keseruan pun tak habis disitu, estafet motor yang merupakan lomba secara team menjadikan games yang satu ini jadi sangat meriah dan ‘kacau’

Mengambil tema “Tormentor”, Rebel Dirt Bike menjajal seperti apa lintasan di sekitar Kota Serang dan Kabupaten Serang, Banten. Bertolak pada pukul 22.00 WIB tanggal 16 September 2022 dari Kota Bandung Menuju Serang, Banten.  Rombongan Bikers ‘Rebel Dirt Bike’ tampak sangat antusias begitu menginjakan kaki di Caffe Sayar, Kota Serang, Banten pada pukul 06.00. Setelah menempuh perjalanan darat dengan menggunakan bus selama lebih kurang 8 jam, namun jauhnya perjalanan tidak membuat semangat para bikers luntur. Justru setibanya mereka di titik start, dengan sigap langsung bergantian bahu membahu menurunkan motor dari Towing yang telah tiba lebih dulu.

Setelah seluruh motor berhasil diturunkan, para bikers pun masing-masing memeriksa kondisi motornya sebelum melakukan start pada pukul 09.00 WIB. Sebagian besar bikers, berbondong-bondong membeli bensin eceran di sekitar titik poin start, namun sayang terjadi masalah yang terbilang ringan pada beberapa motor, termasuk motor milik Addy Gembel yang juga mengambil posisi sebagai pemandu para biker dalam acara Rebel Dirt Bike Tormentor ini. Start pun dimulai pada pukul 10.00 WIB setelah melakukan sarapan dan briefing terlebih dahulu dengan team pemandu trek demi keselamatan para bikers tentunya.

Trek yang panjang dan udara yang yang terasa panas dan lembab yang dirasakan oleh para bikers, menjadikan beberapa peserta Rebel Dirt Bike Tormentor ini memilih memisahkan diri untuk kembali menggilas jalan aspal dan menyerah dengan trek yang ada. Rombongan pertama yang gagal menaklukan seluruh trek yang telah disediakan tiba pada pukul 17.30 WiB di garis finish yang berlokasi di pantai Cibeureum 1, Kabupaten Serang, Banten.

Seluruh peserta Rebel Dirt Bike Tormentor pun tiba di garis finish pada pukul 20.00 WIB. Satu persatu mulai bergegas membersihkan diri untuk kembali mengikuti rangkaian acara pada malam itu. Peserta pun berkumpul di depan panggung menghadap kearah nasi liwet yang telah disediakan dengan berbagai lauk pauk yang dinikmati bersama-sama dengan formasi memanjang. Kehangatan dan senda gurau pun muncul tatkala mereka saling berbagi cerita tentang petualangan  yang mereka alami. Sembari bersantap malam, panggung pun disisi oleh penampilan dari band DCDC Shoutout yakni Tongkat Kayu.

Peserta yang telah usai makan pun bisa langsung mencicipi beberapa hidangan pantai yang telah disediakan seperti cumi bakar dan berbagai menu barbeque lainnya. Selepas penampilan dari Tongkat Kayu, Addy Gembel yang mengambil tempat sebagai host pada acara malam itu mempersilahkan Bob Napi untuk maju dan menghibur para peserta. Gelak tawa kembali pecah ketika Bob Napi bernyanyi maupun berbicara, selalu ada saja guyon khas yang iya lontarkan dan berhasil membuat para peserta terhibur oleh aksinya yang lebih kurang memakan waktu hingga 2 jam. Penampilan Bob Napi pun menjadi penutup malam itu dan menanti petualangan baru esok hari.

Waktu menunjukan pukul 08.00 para peserta pun kembali bersiap untuk menikmati petualangannya kembali. Berbeda dari trek sebelumnya, kali ini tidak begitu berat karena rombongan Rebel Dirt Bike “Tormentor” dijadwalkan akan bersilaturahmi dengan Retro Riders Serang dan Pandeglang dengan di Kawasan Gedung Juang 45, Serang. Setelah berbagai persiapan, para peserta pun kembali memacu kendaraannya menuju Gedung Juang 45 pada pukul 11.00 WIB

Setibanya di titik kumpul bersama Retro Riders Serang dan Pandeglang dengan di Kawasan Gedung Juang 45, Serang, para bikers Rebel Dirt Bike pun ditantang dengan berbagai permainan khas ala DCDC. Mulai dari Scream Contest, Estafet Motor, Dorong Motor Mundur, Hingga Slow Race. Kegregetan muncul di wajah para peserta Slow Race Coklatfriend, bagaimana tidak, mereka harus menahan motor untuk tetap melaju dengan seimbang dan selambat mungkin diatas sebuah papan yang hanya muat untuk menopang roda motor saja. Tidak sedikit peserta yang tumbang maupun saling bertabrakan.

‘Kekacauan’ pun terjadi di arena Dorong Motor Mundur, banyak bepeserta yang gugur dan tidak sedikit motor yang mengalami kelecetan akibat terjatuh. Keseruan pun tak habis disitu, Estafet motor yang merupakan lomba secara team menjadikan games yang satu ini jadi sangat meriah dan kacau. Hal ini karena para peserta harus menutup pandangannya dengan corong sambil berlari menuntun dan mengestafetkan motor yang dibawanya.

Sembari berjalannya perlombaan, panggung pun diisi oleh The Corner Kids, B Circle yang mampu menampilkan aksi cukup menarik dan nyentrik, Serta penampilan cadas dari Stubborn yang juga jadi finalis di DCDC W:O:A Metal Battle Indonesia. Hal yang tak disangka pun muncul ketika RDB All Star yang di isi oleh Addy Gembel (Forgotten), Gabriel (Goredath), Udin (Sidjil) Ichad (Jeruji) Beby (Beside) dan Deny, Keluar dari sisi sebelah kiri Gedung Juang 45, Serang Dengan menaiki Motor sedangkan Addy Gembel Membawa Kambing yang akan menjadi hadiah bagi pemenang perlombaan. Hal yang membuat semua orang yang hadir cukup tergelitik adalah kemunculan RDB All Star ini cukup dramatis namun mereka menggunakan riasan yang sangat tebal mulai dari lipstik, blush on hingga eyeliner sehingga para peserta yang lain pun tertawa atas kontadiksi yang mereka lihat antara penampilan dan pembawaan personil RDB All Star dengan make up yang mereka gunkan. Seteah penampilan cadas namun lupa-lupaan dari RDB All Star Acara pun ditutup setalah pembagian hadian dan pelantikan Forum Kelompok Pecinta Alam pada pukul 17.00 WIB.  Semua keseruan dan petualangan di Kota Serang pun telah usai, kini saatnya para bikers Rebel Dirt Bike kembali pulang, ke Kota Kembang.  

BACA JUGA - Ragam Kejutan Nyentrik Hadir di DCDC Djalan Rakyat

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner