Kesalahan Komunikasi Yang Biasa Terjadi Antar Personil Band

Kesalahan Komunikasi Yang Biasa Terjadi Antar Personil Band

Dalam sebuah band akan ada saatnya kita mengalami kendala, saat berinteraksi, misal. Penting untuk tidak ‘blunder’ kala berkomunikasi di momen-momen krusial. Berikut, adalah kalimat – yang jangan pernah kita lontarkan; ke kawan satu band.

1. “Saya tidak bisa ikut latihan, karena [lalu mengucapkan alasan ‘bodoh’]…”

Latihan adalah suatu bagian integral dalam perkembangan suatu band secara menyeluruh. Latihan, adalah bentuk investasi dari waktu-waktu yang kita punya (apalagi band indie). Menginvestasikan waktu, berarti menginvestasikan kekuatan musikal dan sosial antar personil. Sekalipun kita belum punya banyak job manggung atau jadwal tetap rekaman, adalah keharusan untuk senantiasa melatih keterampilan, konseptual, dan musikalitas kita – sesering mungkin. Melatih konsistensi, tepatnya.

Ketika seorang personil menyatakan alasan ‘bodoh’ saat tak bisa hadir latihan, seperti, “Habis nonton sama pacar,” “Kepala lagi pusing banget,” atau “Saya latihan di rumah saja,” maka band manapun akan merasa ‘direndahkan’ oleh sikap orang tersebut. Tentu, semua manusia butuh libur, istirahat, refreshing, melawan jenuh, me time – akan tetapi, menyampingkan latihan dengan mengutarakan alasan-alasan egois (sebatas demi kenyamanan pribadi) justru membuat kita mengekspresikan betapa tidak berkomitmennya kita – terhadap investasi kita sendiri – dan terhadap band sebagai ‘aset’.

Teman-temanmu di band, adalah orang yang akan sangat percaya diri ketika, semua personil datang. Menjalani proses dengan lengkap, utuh, bersama-sama. Lalu kalian mencoba membuat musik sebaik mungkin, dan – yang terpenting; menikmati masa-masa menyenangkan selama proses kreatif. Hal ini seringkali dianggap tidak semenyenangkan manggung – satu contoh cara pandang ‘bodoh’.

Contoh argumen baik ketika berhalangan latihan: “Sayang sekali, minggu depan saya tidak bisa ikut latihan karena sudah lebih dulu ada janji/komitmen lain. Saya akan mengabari kalian, mudah-mudahan janji itu bisa dijadwal ulang. Jika sulit, semoga kawan-kawan tidak keberatan untuk menjadwal ulang latihan kita.”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner