Kesejukan Negeri Sakura Berbalut Funky Nuansa Tokyolite
By: Karel
Di bulan Maret yang penuh makna ini, banyak sekali grup band maupun solois mengeluarkan rilisan yang dapat dibilang keren. Tidak terpatok satu warna musik tertentu, berbagai genre berbondong untuk membuktikan aksi hingga karya terbaik mereka. Salah satunya mungkin Tokyolite, kelompok pengusung funk-pop/alternative segar dari kota Bogor. Selain karena kesegarannya dalam menyajikan musik yang berbeda, mereka pula memasukkan unsur ke-Jepang-jepangan dalam konsep musiknya. Tetapi tidak membuat diri mereka seperti ‘Japanese style group’ lainnya yang sangat kental. Mereka pula malah sudah pernah melanglangbuana di negara bagian Asia Timur itu.
Tokyolite sendiri bukanlah nama baru dalam skena musik indie kota ‘Hujan’ dan sekitarnya. Band yang berdiri di tahun 2009, dengan beranggotakan Stevan (vokal, gitar) dan Alexander Bramono (bass, synthesizer) ini sudah cukup lama malang melintang dan mencicipi berbagai macam panggungan lintas genre seperti Java Jazz Festival, JakJazz Festival, Trisakti Blues Festival, bahkan Acara festival musik berbasis internasional dan masih banyak lagi. Band ini tidak hanya puas dengan hasil rekaman saja, namun juga selalu berusaha membuat improvisasi yang menarik di setiap pertunjukkan live mereka. Hal tersebutlah yang membuat band ini sedikit demi sedikit mendapatkan following dari pecinta musik dalam maupun luar negeri.Tokyolite juga menjalinan kerjasama distribusi online untuk mini album pertama mereka bertajuk "Hello" yang dirilis dengan melibatkan net-label lintas negara,Senzu Records (US) dan Positive Records (JPN).
Tidak hanya berhenti pada kerjasama untuk rilisan saja, Tokyolite juga sempat merilis dua album remix, “AS NEVER WANT REMIXES MORE (2013)” yang dirilis melalui dua net-label Negeri Matahari, Positive Records dan Handcraft Records. Di tahun 2013, mereka juga sempat diundang dua kali untuk tampil di salah satu acara sebuah stasiun TV ternama di Jepang, dan mendapat respon positif dari pemerhati musik dalam dan luar negeri. Salah satu komplotan indie rock ternama asal Jepang, The Band Apart, bahkan menunjukkan ketertarikan mereka pada musik Tokyolite, mereka mengundang untuk jamming bersama di studio mereka di sela-sela kunjungannya di Negeri Sakura tersebut. Musisi tersohor lainnya seperti GACKT juga terang terangan menunjukkan ketertarikkannya kepada Tokyolite lewat sebuah wawancara di stasiun TV Jepang.

Contact:
info.tokyolite@gmail.com
Alexander Bramono +62 812 153 063 98
Stevan Arianto +62 856 9543 9095
Japan booking contact
Hayashi Kenji khayashi@j4u.co.jp
twitter: @tokyoliteband
facebook : Tokyo Lite
youtube : thelitepeople
Foto: Tokyo Lite Docs.
Comments (0)