Keterasingan dan Klasifikasi Dalam Diri Uncanny
By: Karel
Mulai terbentuk sejak Maret 2015, tiga pemuda yang bertemu di kawasan Jatinangor ini mulanya membawakan cover dari beberapa grup alternative/indie-rock era 90’an. Sekian kesempatan berlatih, proyek-musik-masih tanpa nama ini beranggotakan R.M. Suryokusumo (gitar, vokal), Athif Aiman (drum), dan Indra Suhyar (bass) ini akhirnya memiliki sebuah raw demo yang membuat ketiga pemuda ini bingung, pasalnya gubahan tersebut masih sulit mereka klasifikasikan.
Musik ‘rasa’ apa yang ada di demo awal tersebut? Mereka sendiri tidak tahu. Yang mereka tahu, hanyalah terus mematangkan demo tersebut sembari tetap meng-cover lagu-lagu milik Sonic Youth, Dinosaur Jr. hingga Nirvana. Kesulitan untuk menjelaskan demo awal tersebutlah yang menjadi ide dasar dipilihnya nama Uncanny.
Walau sekarang trio ini telah mengetahui bahwa demo dan musik yang mereka gubah memiliki rona noise-rock/alternative/indie-rock, mereka tetap harus memberikan kredit pada demo perdananya karena dari situlah proyek musik yang sebelumnya anonim ini resmi bernama Uncanny.
Contact:
+628561436304 (Suryo)
Twitter: @UncannyMusic
Blog: uncannymusic.wordpress.com/
Instagram: @uncannymusic
Foto: Uncanny Doc.
Comments (0)