Kilas Balik Atmosfer Persinggahan Bhinneka Tunggal Ika di Tahun 2013
Di kota selanjutnya setelah Garut, kota ketiga disambangi oleh Jasad demi gelaran BTI 2013. Dan kota yang dipilih adalah Tasikmalaya, yang juga serupa mendapatkan apresiasi menarik dari para audiesnnya. Tapi ada yang berbeda dari kota sebelumnya ketika BTI bertandang di kota ketiga ini. Dirty Victory, selaku band Hardcore menjadi perwakilan waktu itu dan masuk dalam kompilasi BTI dengan lagunya “Fuck Betrayer”, dan menjadi grup hardcore pertama untuk kompilasi BTI. Serta, berlanjut ke kota setelahnya yaitu Majalengka. Khususnya saat bertandang di kota ini, Jasad mempunyai satu pengalaman penting dimana mereka menemukan satu gitaris yang nyatanya cukup memenuhi kriteria musiknya. Adalah Redu dari grup Demigod yang sampai saat ini mengisi relung formasi Jasad pada bagian gitar. Serta bandnya pun, Demigod yang berasal dari Tanjung Sari dipilih kala itu, menjadi perwakilan Kota Majalengka untuk kompilasi BTI dan menaruh satu lagu didalamnya berjudul “Mental Disaster”. Dan BTI pun terus berlanjut ke kota lainnya.
Pada kota kelima, BTI bersinggah di Indramayu. Pada kota ini Jasad selain menampilkan performa mengerikannya, juga menemukan satu grup yang cukup berpotensi kala itu. Grup tersebut adalah One More Suck, yang menaruh karya musiknya berjudul “Metal Militia” dalam album kompilasi BTI. Setelahnya, BTI membakar kota selanjutnya yang waktu itu kota keenam adalah Kota Karawang. Pada kota ini, Jasad mengambil salah satu grup bernama Apoptosis Gutrectomy sebagai perwakilan Kota Karawang, dan juga menyumbangkan satu lagunya dalam kompilasi BTI berjudul “Necrophilia Lacerated Indecency”. Tak terasa, Jasad dan BTI telah mencapai titik kota ketujuh, yang kala itu memilih Serang sebagai titik pemberhentiannya. Tak kalah menarik dari beberapa panggung di kota sebelumnya, Jasad bersama beberapa grup musik yang berasal dari kota tersebut membakar panggung BTI 2013. Serta mengambil salah satu perwakilan dari kota tersebut untuk dimasukan dalam kompilasi, yaitu adalah grup bernama Go! Sky Soul dengan warna musik Emo/Post-hardcore, serta salah satu judul lagu yang disumbangkannya adalah “Never End” teruntuk kompilasi BTI.
Hingga perjalanan BTI pun lambat laun hampir berakhir, dan Jasad serta BTI telah sampai di titik kedelapan, tepatnya di Kota Sukabumi. Ketika bertandang ke kota itu, Jasad lagi-lagi mengambil salah grup untuk mewakili kotanya, dan khususnya Sukabumi diwakilkan oleh Glebod dengan menyumbang satu lagu andalannya “Pembunuh Sedarah” untuk kompilasi BTI. Dan dua titik terakhir BTI meramaikan Kota Jakarta dan Bandung. Khususnya saat bertandang di Jakarta, grup bernama Syahadat menjadi perwakilan dengan menyumbangkan satu karya andalannya berjudul “Young Fighter” (Faris Syuhada). Dan terakhir, untuk Kota Bandung, diisi oleh Jasad sendiri dengan lagunya yang berjudul “Siliwangi”.
Secara garis besar, acara BTI mempunyai potensi cukup kaya. Baik itu untuk gelarannya yang seperti disebut sebelumnya memadukan unsur musik dan budaya, serta menjadi wadah bagi para kelompok/penggiat musik di beberapa kota untuk dengan bangga memerkan karya aslinya. Dan tahun 2018 ini, BTI kembali menggelar perhelatannya, dan dipastikan nanti akan banyak cerita serta fenomena menarik selama acaranya berlangsung di beberapa kota. Nantikan saja seperti apa suguhan itu tercipta.
Foto diambil dari Facebook Jasad
Comments (0)