Kontroversi lagu “Tuhan Telah Mati”

Kontroversi lagu “Tuhan Telah Mati”

Pada tahun 2001 lalu, Forgotten band underground asal Bandung yang beraliran Death Metal yang terdiri dari Addy Gembel (Vokal), Toteng (Gitar), Gagan (Gitar), Dicky (Bas), Rifki (Drum) merilis album ketiga yang mereka beri judul Tuhan Telah Mati. Album yang penuh kontroversi ini menyuguhkan 4 buah lagu andalan. Dibawah label rekaman Rock Records, album ini menyuguhkan lagu-lagu yang kontroversial beserta kebebasan berfikir dan berekspresinya.

Perspektif realitas yang Forgotten rasa tepat untuk menggambarkan kondisi sosial masyarakat sekarang. Dimana orang-orang sudah menemukan berhala-berhala baru untuk disembah, Tuhan- Tuhan baru dalam kehidupan nyata sekarang. Rumah ibadah pindah ke mall ataupun hotel. Berhala kehormatan dan eksistensi yang bernama mode atau tren.

Korban doktrin khotbah- khotbah indah tentang manfaat suatu produk yang dengan sabdanya mengajak masyarakat untuk beribadah ke mall, pasar, dan menjadi umat yang konsumtif. Bujuk rayu ‘kapitalisme’ ini dapat mengantarkan masyarakat masuk ke dalam pintu gerbang eksistensi lewat aksi yang bernama membeli. Yap….membeli, membeli apa aja yang ditawarkan tanpa harus berpikir benda yang dibeli itu bermanfaat atau tidak.

Pola pikir masyarakat yang sebenarnya rasional tapi tak berdaya melawan gempuran sabda dan khotbah suci maupun berjuta eksemplar kitab suci baru yang bernama majalah, brosur, dengan isi yang vulgar, porno dan indah yang dirancang sedemikian efektif untuk mempengaruhi, bukan cuma pandanga hidup tapi juga pilihan hidup seseorang, sehingga sanggup memukau dan mampu membius logika dan nalar kita.

*Via : http://www.kaskus.co.id/thread/51ce0186bbf87b4a75000005/band-forgotten-dan-kontroversi-lagu-tuhan-telah-mati

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner