Kupas Pola Kreasi Mesias ; Dari Tuning Rendah Hingga Lirik ‘Gelap’

Kupas Pola Kreasi Mesias ; Dari Tuning Rendah Hingga Lirik ‘Gelap’

Satu hal yang menarik untuk dicatat pula adalah cara Mesias meramu teknik bermain gitar dengan menerapkan tuning drop rendah, untuk menghasilkan suara distorsi yang kuat.

Mesias terbentuk di Selatan kota Bandung bulan Januari 2016 silam. Band ini mengawali formasinya dengan menggandeng Vicky (vokal), Kahfi (gitar), Bani (gitar), dan menyusul Regi di posisi drum, usai salah satu personil awal mereka mengundurkan diri pada tahun 2017 lalu. Pada tahun pertama mereka berdiri, Mesias berhasil menghasilkan sebuah single berjudull “Fallen Gods”. Selang tiga tahun pasca merilis single perdananya, mereka kembali muncul ke permukaan dengan merilis single berjudul “No Mercy” pada tahun 2019 kemarin, melalui label Depthbase Records.

Lebih jauh tentang lagunya, ditemui disela-sela syuting DCDC Musikkita, Mesias menuturkan jika lagu “No Mercy” merupakan langkah pembaharuan yang lebih fresh, dan dirasa sesuai dengan album yang sedang mereka garap. Selain itu, secara musikal Mesias mengetengahkan eksplorasi musikal serta goresan lirik yang terkesan "gelap", dan dinilai mampu menyentuh kehidupan zaman sekarang ke dalam musik mereka.

Dengan dibalut sound modern serta aransemen musik keras yang tidak biasa, Mesias cukup concern dengan eksplorasi didalamnya, meski secara kekhasannya Mesias masih tetap menjaga warna musik mereka, yang memadukan beberapa gaya berbeda dari musik, lirik, penyampaian lagu, serta menggunakan gitar tuning drop rendah, untuk menghasilkan suara distorsi yang kuat, dan berakar dari genre musik deathcore. Dengan respon positif dari banyak pecinta musik, khususnya penggemar musik extreme, Mesias cukup percaya diri melempar single ini ke khalayak banyak.

Segala macam pola kreasi seru yang mereka hasilkan kemudian berbuah manis kala karya-karya Mesias diapresiasi positif oleh banyak orang, khususnya di skena musik ‘keras’. Diakui oleh mereka jika dalam meramu musik, Mesias memadukan beberapa gaya yang berbeda dari musik, lirik, hingga cara mereka menyampaikan sebuah lagu. Satu hal yang menarik untuk dicatat pula adalah cara mereka meramu teknik bermain gitar dengan menerapkan tuning drop rendah, untuk menghasilkan suara distorsi yang kuat, dengan sedikit sentuhan instrumen lain.

Secara ambience, bisa dibilang Mesias banyak mengetengahkan unsur ‘gelap’ dalam moodnya. Satu hal yang kemudian tetap menjadi sejalan dengan benang merah musik deathcore, yang menurut mereka menjadi landasan awal kala Mesias ingin berkarya.

BACA JUGA - Tentang Chester Bennington, Mantan Pacar, dan Misi Bermusik Ke Luar Negeri

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner