Last Show! The Brandals Undur Diri
Kabar yang cukup menggegerkan skena musik indie-rock tanah air kali ini datang dari grup rock and roll ugal-ugalan asal ibukota, The Brandals/BRNDLS. Grup yang terdiri dari Eka Annash (vokal), Rully Annash (drum), Radhit Syaharzam (bass), Tony Setiaji (gitar) dan Peem Mulyadi (gitaris) ini resmi mengumumkan bahwa mereka akan menggelar sebuah penampilan terakhir sebelum memasuki status hiatus atau vakum.
“Setelah 12thn The Brandals memutuskan untuk berhenti sementara dari semua aktivitas bermusik. Kami tidak bubar. Kami akan kembali aktif bila waktunya tepat.” tulis The Brandals di akun Facebook resmi mereka memberi kejelasan. Sontak pernyataan tersebut menuai berbagai tanggapan dari para Brigade Rock & Roll (penggemar The Brandals), banyak dari mereka yang menyayangkan keputusan yang diambil oleh The Brandals kali ini.

Dua belas tahun berkarier di ranah musik nasional, The Brandals menjadi salah satu grup pengusung musik rock and roll paling berbahaya semenjak kemunculannya. Mulai dari materi cadas hingga ke aksi panggung yang total dalam setiap pentasnya, The Brandals pun lambat laun menjelma menjadi salah satu band dengan jumlah pendukung yang masif dan loyal di Indonesia. The Brandals sendiri sejauh ini telah menelurkan empat buah studio album, yaitu The Brandals (2003), Audio Imperalist (2005), Brandalisme (2007), dan DGNR8 (2010).
“Terimakasih buat dukungan tanpa henti dari para Brigade Rock n Roll, teman-teman dan media. Saksikan penampilan terakhir kami di Java SoundsFair 2014 Hari Sabtu 25 Oktober 2014 jam 8mlm di JCC Assembly 3 – A Create Zone.” tutup The Brandals. Mulai dari tanggal 25 Oktober 2014 lalu, band yang meledak lewat lagu-lagu macam “100% Kontrol”, “Obsesi Mesin Kota”, “Lingkar Labirin”, hingga “Awas Polizei” ini benar adanya akan berhenti sejenak dari riuh musik Indonesia hingga waktu yang masih belum ditentukan.
Oleh: Karel
Sumber: Trax Magz & Gigsplay
Foto: The Brandals Docs.
Comments (0)