Makara-Art Metal 80an
MAKARA berdiri tahun 1980 di lingkungan Fakultas Hukum UI (Universitas Indonesia) meskipun cikal bakalnya sudah dimulai sejak 1978 ketika tekanan pemerintah Orde Baru terhadap kalangan mahasiswa sangat represif. MAKARA memang rebellion. Saat kelompok musik lain dipengaruhi musik mainstream fusion jazz-rock, sweet art rock, dan heavy metal, MAKARA memperkenalkan art-metal, suatu konsep yang dipercayai sebagian orang lebih pintar dari heavy metal namun lebih perkasa dari art rock.
MAKARA saat itu dikenal sebagai band rock generasi kedua setelah generasi God Bless, SAS, Giant Step dan lain-lain. Pada tahun 1984 MAKARA menjuarai Festival Rock Indonesia dan menampilkan Kadri sebagai vocalist terbaik. Pelan tapi pasti, MAKARA melepas album pertamanya pada 1986 dengan hit Laron-Laron karya cipta Andy Julias dan Januar Irawan yang diproduksi oleh ProSound dengan distribusi Billboard yang merupakan salahsatu dari perusahaan rekaman terbesar saat itu. Lagu "Di Dunia Angan" mengangkat sentuhan musik pentatonis Bali sementara pada lagu "Fabel" memasukkan nuansa musik Minang.
Pada 1987 MAKARA manggung untuk terakhir kalinya di suatu panggung rock di Jogjakarta. Kejenuhan membuat MAKARA berhenti berkarya. MAKARA aktif kembali sejak tahun 2001. Kebangkitan MAKARA kali ini dimotori oleh Andy Julias, Januar Irawan, Agus Anhar dan Kadri. Dengan demikian formasi terakhir MAKARA adalah Andy Julias (Drummer), Kadri (Vocalist), Ule (Keyboardist dan Guitarist), Fadhil Indra (Keyboardist), Kiki Caloh (Bassist), Rifki Rahmat (Guitarist), dan Jimmo (Vocalist).
Sumber : http://www.cinmi.com/makara/profile/
Comments (0)