Membingkai Pisau Lipat Dan Darah Yang Terpancar Dari Layar Bioskop
Di lagu yang berjudul “Bioskop, Pisau Lipat”, Melancolic Bitch dengan terang benderang berkisah tentang layar lebar ruang imajiner masa kecil mereka.
Lewat lirik kursi bioskop yang penuh kutu, naik ke dalam saku, lalu menyelinap ke buku-buku. Buku disini perlu diberi tanda kutip sebagai penggambaran dari tulisan sejarah palsu, yang dijadikan naskah film layar lebar dalam ruang imajiner masa kecil MELBI, yang menyerupai “hantu”. Lalu, ada juga metafora bendera merah putih sebagai seragam, yang adalah bentuk doktrin nasionalisme berupa atribut nir makna. Doktrin ini makin diperjelas dengan penambahan lirik digiring ke bioskop jam sembilan menyaksikan darah merah yang terpancar ke layar lebar.
Mendengarkan album Melancolic Bitch terbaru yang berjudul NKKBS adalah bukan tentang teknis bermain musik belaka. Mereka telah selesai dengan urusan teknis musik. Berbicara tentang Melancolic Bitch (MELBI) adalah berbicara tentang naskah dalam fragmen cerita, yang diurai demikian kompleks, dengan penuturan yang seperti konspirasi dialog dalam peranan sebuah layar lebar theater of mind. Mereka memfasilitasi tiap-tiap pemikiran liar banyak orang yang terkadang sungkan diungkapkan, karena kadung terlahir dalam budaya ketimuran yang tabu, mengangkat hal personal yang sensitif ke permukaan. NKKBS adalah proyek musik MELBI yang dibagi dalam dua bagian, dan inilah bagian pertama.
Jika saja mereka merilis album ini pada era orde baru, maka bukan saja album ini menjadi hal yang tabu, tapi juga cari mati. Mereka mengangkat kepingan ingatan mereka ketika era asal “bapak” senang dengan semua doktrin dan panduan satu arah, yang tentunya tidak bisa dibantah. Salah satu produk era itu adalah program Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera, yang secara teoritis, sang “bapak” ingin membatasi keluarga Indonesia hanya dengan dua anak, yang pada tahun 1992, program ini dikodekan menjadi undang-undang. Semangat keluarga kecilnya setara dengan kemakmuran yang terjamin, dan menjadi merek dagang rezim saat itu.
Foto diambil dari cover album Melancolic Bitch
Comments (0)