Memori Manis Era 90-an Part I
Tahun 2012-2013 ini, dunia musik tanah air diramaikan dengan musik yang mayoritas mengusung genre Up-Beat, Disco, House, modern r & b, dubstep dll. Terus terang sampai sekarang penulis salah satu penikmat genre alternative, rock, britpop, blues, rock n roll, grunge, indie yang masih setia. Bukannya tidak suka dengan lagu-lagu yang sedang mainstream sekarang ini, ada beberapa yang menurut saya juga enak. Tapi jiwa lebih memanggil ke genre-genre yang saya sebut diatas itu. Dulu jaman smp penulis masih ingat banget nge-fans berat sama band-band seperti Lightning Seed, Morrisey, Nirvana, Oasis, No Doubt, Blur, Seahorses, Arkarna, The Cure, Stone Roses, The Verve, New Order, Shed Seven dan yang pastinya The Beatles hehe. Untuk band dari Indonesia saya suka sama Bunga, Cherry Bombshell, Dr.Pm, Planet Bumi, Pure Saturday, Rumah Sakit, Puppen, Air dan Bunglon.
Karena pada jaman itu ada transisi dari era grunge ke brit pop, jadi penulis ngikutin banget perkembangan lagu-lagu jaman 90-an. Dulu belum semudah sekarang untuk download atau beli lagu via website. Dan masih menggunakan pita kaset karena belum ada CD / Ipod / Mp3 player. Alhasil jaman itu perjuangan banget deh buat dapetin lagu-lagu favorit kita, entah itu pinjem kasetnya sama temen trus kita rekam ke kaset kosong, beli kaset asli (bukan bajakan) di toko-toko kaset sampe ngerekam ke kaset (lagi) dari siaran radio seperti Prambors, Mustang (Jakarta), dan Oz Radio Bandung. Intinya jaman itu untuk dapet lagu yang kita suka amat sangat butuh usaha, jadi sampe sekarang masih ada beberapa yang penulis simpen koleksi-koleksi jadul penulis itu karena "berharga" untuk dikenang.
Era 90-an asik banget untuk terus diingat dan direvitalisasi kehadirannya pada semangat kreativitas bermusik hari ini. Bukan bermaksud mengesampingkan jaman sekarang, namun era tersebut terlalu memorable untuk hanya muncul lalu hilang dari peredaran. Secara ga langsung, pergerakan komunitas dan pembangunan scene underground awal di Indonesia tumbuh pada era ini. Punk, metal, hardcore, grunge, bahkan britpop menyemarakkan tahun-tahun kejayaan mereka di era ini. Dulu tempat yang bernama Poster Cafe yang terletak di Musem Satria Mandala menjadi meeting point untuk penggemar berat aliran britpop dan indie, Lalu di Bandung ada Pasific di Bandung Indah Plaza, dan Dago Tea House. Banyak band-band anak muda indonesia yang unjuk gigi di stage untuk menampilkan kepiawaiannya memainkan musik dan menjaring crowd. Bersambung...
*Via : http://anisahanwar.weebly.com/4/post/2013/05/memory-manis-era-90-an.html
Comments (0)