Mengenal Proses Mastering (Bagian 1)
By: Karel
Mastering dalam ranah musik merupakan langkah terakhir dalam proses rekaman. Proses ini melibatkan pembuatan penyesuaian frekuensi yang baik dengan menggunakan penyeimbangan yang pas, meningkatkan gambar stereo untuk menambah sekaligus memperkuat dimensinya dan dengan cermat menggunakan kompresi untuk menormalisasikan tingkat amplitude.

Dalam pengolahan mastering, semuanya itu mampu memungkinkan track atau lagu mencapai potensial penuhnya dengan membuatnya ke sesuatu yang hangat, indah, besar dan terfokus, serta keras dan jelas pada waktu yang bersamaan. Orang yang ahli alias paham betul dengan mastering dapat melakukan tugas-tugas penting mereka, seperti penghapusan suara bising, menyusun album track kedalam sequence terakhir dan mencocokan menanamkan metadata, seperti kode IRC sehingga keseluruhan lagu dapat sepenuhnya dipersiapkan untuk duplikasi komersil dan distribusi.
Berlawanan pada kepercayaan yang populer, proses mastering bukanlah suatu tongkat ajaib melainkan merupakan suatu yang fundamental untuk produk final yang teknik dan pemeliharaanya dijalankan selama proses teknik dan kreatif di segala aspek. Terdapat alasan yang bagus kenapa bebunyian yang dihasilkan EDM, rock hingga pop kekinian terdengar begitu keras, hal ini dikarenakan musik-musik ini dibuat dari hari awal dengan efek loudness yang maksimal dan penulisan serta aransemennya merefleksikan track-track itu.
Untuk menghasilkan track yang secara kompetitif keras dalam genre yang tadi disebutkan, tidak perlu menggunakan melodi atau layer yang rumit pada layer orkestrasi seperti yang ditemukan dalam lantunan klasik atau jazz; rekaman ini umumnya lebih tenang karena jenis rekaman musik ini sering memerlukan penekanan yang lebih besar pada pemeliharaan jangkauan dinamis.
Tiba pada proses mastering dengan ekspektasi realistis dan visi yang jelas untuk bagaimana akhirnya seseorang menyukai suara track akhirnya. Proses ini kebanyakan menolong untuk menjaga beberapa track secara professional sudah masuk proses mastering dalam gaya dan genre yang sudah ada yang telah dipakai sebagai materi referensi untuk perbandingan dan analisa saat mastering track anda sendiri.
Sementara proses mastering dapat menipiskan kekurangan kecil atau menonjolkan karakteristik yang baik dari track anda, proses ini ini juga memungkinkan untuk dapat menghasilkan master yang keren tanpa harus melakukan mix yang keren dulu. Proses dimana harus meyakinkan bahwa semua track secara komprehensif seimbang, tertata dan ditempatkan yang benar dengan stereo yang memungkinkan masing-masing instrumen atau suara memiliki rasa tempatnya sendiri dalam spektrum frekuensi keseluruhan dan memaksimalkan kejelasan. Mastering juga penting untuk memberikan headroom untuk menyediakan fleksibilitas selama dinamika yang digunakan ketika proses mastering.
Dari Berbagai Sumber
Foto: Istimewa
Comments (0)