Mengingat Kembali Sajian Romantisme Majalah MBS

Mengingat Kembali Sajian Romantisme Majalah MBS

Zaman dulu rasanya belum lengkap jika nongkrong tanpa majalah MBS ini. Ngobrol ngalor ngidul, lalu gitaran dengan “mencontek” kunci gitar yang sudah disiapkan sama MBS ini.

Tahun 2000 awal, hadir sebuah majalah musik yang berisikan lirik-lirik lagu-lagu populer, lengkap dengan kunci gitarnya, sebagai panduan memainkan lagu-lagu yang memang sedang populer kala itu. MBS adalah kependekan dari Music Book Selection. MBS ini dulu hits banget dan termasuk pionir untuk majalah sejenis, yang juga berisikan lagu-lagu dengan lirik dan kunci gitarnya tadi. Majalah ini laku karena simple, dan bisa mengisi rasa suntuk ketika tidak berkegiatan apa-apa. Cukup buka majalahnya dan ambil gitarnya, sesederhana itu.

Zaman dulu rasanya belum lengkap jika nongkrong tanpa majalah MBS ini. Nongkrongnya juga cukup di kostan atau beranda rumah saja. Ngobrol ngalor ngidul trus gitaran dengan “mencontek” kunci gitar yang sudah disiapkan sama MBS ini. Dari mulai lagu hits lokal sampai barat semuanya ada, ditulis sama majalah ini. Maklum zaman dulu, internet adalah sesuatu yang langka, jadi buat nyari lirik sebuah lagu itu susah, dan bisa dibilang majalah ini sangat membantu.

Di era sekarang majalah seperti ini mungkin masih ada, dengan bermunculan nama-nama baru yang beragam. Ataupun hadir dengan media baru di internet. Tapi walaupun begitu, majalah MBS masih menjadi sebuah keidentikan dengan konsep majalah lirik dan kunci gitar. Saking kuatnya branding majalah ini, sampai apapun nama majalahnya, selama itu berisikan lirik lagu dan kunci gitar, orang-orang bakal nyebut itu MBS. Sama lah kaya air putih yang dikemas dalam kemasan botol plastik, atau mie instan yang identik dengan merck tertentu.

Dulu buat les musik itu rasanya masih terbilang sesuatu yang mewah, tidak seperti sekarang yang dimana-mana ada tempat les musik, ditambah dengan guru les yang bisa dipanggil ke rumah. Makanya lewat majalah MBS inilah banyak anak muda yang besar di era 90an/2000 awal belajar gitarnya otodidak lewat majalah. Disana juga diajarin buat pemula tentang gimana cara main musik dasar. Pokoknya jadi musisi dadakan yang menyenangkan lah.

Foto diambil dari : http://wunc.org

BACA JUGA - Dua Album Dengan Konsep Sebuah Diary

View Comments (1)

Comments (1)

  • Jakap744
    Jakap744
    12 Feb 2019
    kun jungi juga yukk..situs berita musik, tutorial gitar & bass , chord gitar, dan review gitar yuk kunjungi guitarsquartz.net
You must be logged in to comment.
Load More

spinner