Menjadi Orang Pertama Dalam Sebuah Band

Menjadi Orang Pertama Dalam Sebuah Band

Dari dalam negeri, mungkin kita masih ingat dengan band yang bernama Harapan Jaya. Band yang sukses dengan single “Kuliah Pagi” dan “Keripik Singkong” ini, mempunyai seorang personil bernama Eddi Brokoli dengan ciri khas rambut kribonya itu. Keberadannya ketika itu (sekitar tahun 90an) menjadi anomali tersendiri, ketika trend rambut kribo sudah berakhir berbarengan dengan nama Ahmad Albar, yang perlahan mulai meredup bersama dengan band nya God Bless.

Sampai pada akhirnya Eddi keluar dari band, para personil yang lainnya seakan kehilangan arah tanpa Eddi. Terlebih untuk urusan ketika mereka berada diatas panggung. Banyak orang mengidentikan Harapan Jaya dengan sosok Eddi Brokoli. Sehingga ketika Eddi tidak lagi bersama Harapan Jaya, dan tidak terlihat di panggung, para penonton pun merasakan ada yang salah dengan format band tanpa Eddi. Padahal sebenarnya posisi Eddi di band itu hanya sebagai backing vocal dan dancer saja. Jadi, jika dilihat dari sisi musikalitas band pun mungkin tidak akan banyak berpengaruh juga. Sama seperti halnya Sid Vicious tadi, keberadaan Eddi jika dilihat dari sisi musikalitasnya mungkin tidak banyak berpengaruh, namun sosoknya malah diangkat sebagai orang pertama dalam band, yang kemudian diidentikan dengan nama band mereka masing-masing.

Lepas dari itu, orang pertama, kedua, ketiga dalam band tidak lagi menarik untuk jadi bahan perselisihan, terutama oleh orang di luar band itu sendiri. Tidak menutup kemungkinan orang-orang seperti Thom Yorke atau Chris Martin (Coldplay) sebenarnya merasa jenuh juga untuk tampil paling depan mewakili bandnya. Namun karena mungkin ada semacam deal, atau bandnya sendiri yang membutuhkan semacam icon, atau sebutlah citra yang ingin ditampilkan band tersebut, maka sang frontman lah yang melangkah maju ke depan sebagai orang pertama, dan menjadi identik dengan bandnya. 

foto diambil dari : http://vokalplus.com

BACA JUGA - The Dynamic Duo, Pemerkuat Warna Sebuah Band

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner