Meracuni Kota Hujan Dengan Deathcore Meliar
Bermula dari Vino dan Firdi yang merupakan otak dari band ini berasal. Krack adalah sebuah grup metalcore/deathcore yang berasal dari Bogor, Jawa Barat yang terbentuk di awal tahun 2010 lalu. Hasrat bermusik tak tertahankan, band ini pun segera dibangun. Mereka berdua lalu mengajak Fahmi dan Mike untuk bergabung guna memperindah karya musik yang dihasilkan.
Dalam pencarian siapa yang akan mengisi bagian vokal, dilakukan audisi menggunakan sample audio yang diberikan kepada calon pengisi vokal. Lelaki bernama Sali, saat itu berhasil lolos lolos dari tahap audisi dan berhak menjadi frontman Krack. Dengan ketidakjelasan, akhirnya ia mengundurkan diri dari grup asal kota hujan ini. Kemudian Alfis masuk mengisi kekosongan dalam departemen vokal tersebut.


Ternyata gonta-ganti personil kembali berlanjut, Mike, drummer mereka memutuskan untuk keluar dari band dan melanjutkan proyek solo miliknya. Untuk sekarang, seorang bernama Ryo dipercaya sebagai penggebuk drum yang tetap, Karena pada sebelumnya posisi tersebut sempat diisi oleh Agung Jawa dan Fahmi Afrizal. Mereka juga sudah menelurkan sebuah album perdana di akhir tahun 2013 bertajuk “Vicious Circle” yang diproduksi secara mandiri.
Krack sendiri memainkan warna death metal modern yang gahar namun beat-beat yang dihasilkan begitu berat. Ini seperti membayangkan Born Of Osiris sampai The Black Dahlia Murder merasuki musikalitas mereka dengan kegaharan yang diimbangi dengan melodi-melodi ganjil yang menggilas secara perlahan tapi pasti. Pasti? Iya yaitu menggilas kepala, termasuk muka kalian yang dihinggapi jerawat karena jatuh cinta akan kebusukan seorang demon yang striptis liar nan beracun.

www.reverbnation.com/krackdeath
Oleh: Karel
Foto: Krack Docs.
Comments (0)