Mesin Grind Berlumuran Darah

Mesin Grind Berlumuran Darah

Bersimbah Darah adalah mesin grindcore/death grind dari kota Gianyar, Bali. Terbentuk pada 27 Juni tahun 2007 para ‘monster berpeluh merah’ dari Pulau Dewata ini dimotori oleh Rico (gitar), Aswin (vokal), Bues (bass), dan Artha (drum). Nama atau makna dari BERSIMBAH DARAH bagi banyak khalayak pasti dikonotasikan dengan citra yang mengerikan, menjijikan, ataupun absurdity. Tapi mereka memakai nama Bersimbah Darah  bukan karena ingin dibilang menyeramkam. Pada awalnya tanpa sengaja mereka menemukan nama band ini dari tayangan di televisi yang menayangkan program kriminal dan ada salah satu ucapan kalimat pembawa acaranya terucap "Ditemukan mayat bersimbah darah!".  Dari situlah  tercetus untuk menamai  dengan BERSIMBAH DARAH. Sejak berdiri hingga sekarang mereka telah menghasilkan beberapa rilisan berupa EP dan kompilasi.

Untuk album pertama, Bersimbah Darah merekam 15 lagu sendiri plus sebuah cover version song yang berjudul “Dead Shall Rise” milik grup grindcore legendaris asal Amerika, Terrorizer. Untuk struktur inti musik ciptaan mereka, terdengar cukup kental nuansa grindnya dibalut sedikit sentuhan death metal. Berbicara soal lirik,  rata-rata mereka  menceritakan sekelumit keadaan atau kondisi kehidupan yang dipenuhi dengan pembodohan, konflik sesama manusia, dan akibat dari kotornya semua hal tersebut.

Dibawah naungan No Label Records (Indonesia), album perdana mereka “Land Of Terror” berisikan 16 track resmi dirilis dalam format cd pada tanggal 20 November 2011, yang dimana bertepatan dengan show mereka di Bandung Death Fest #5  kala itu. Bekerja sama dengan Sevared Records (USA) sebagai distribusi resmi di Amerika, album ini nantinya tidak hanya beredar di dalam negeri saja melainkan merambah pasar Amerika, Eropa, dan,Asia.

Perjalanan BERSIMBAH DARAH selama 7 tahun ini tidak bisa dikatakan mudah.Bongkar pasang personil pun mereka harus jalani dimana Artha (drum) dan Bues (bass) memutuskan hengkang dari BERSIMBAH DARAH, karena kesibukan pribadi dan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan. Pada awal pergantian tahun 2014, BERSIMBAH DARAH resmi memperkenalkan personil terbarunya Indra (drum) dari Reviled dan Bowie (bass) dari Dying For An Autopsy. Mereka berdua dipercaya untuk mengisi kekosongan di sektor krusial tersebut. Seiring waktu mereka telah merekam secara live demo/promo yang berisi 11 track yang sudah disebar dalam jumlah sangat terbatas untuk keperluan promosi ke pihak label, media, EO dan personal.

Bersimbah Darah sudah pernah menjajal panggung musik keras bertaraf regional, nasional, sampai imternasional. Mulai dari berbagai daerah seperti Bali, Bandung, Jakarta, Surabaya, Malang, Semarang, Purwokerto;  seperti Obscene Extreme Fest Asia, Bandung Berisik, Bandung Death Fest, Jakarta Grindcore Festival  dan perhelatan musik ekstrim lainnya. Beberapa kali juga mereka menjadi pembuka konser band metal luar negeri di Indonesia seperti Dying Fetus (USA) dan Psycroptic (AUS). Simpel, Lugas dan Cepat! Grind on with them, *ssh*l*!!!

CONTACT:
Biawax Grind Management

Rico “Anarcho”  Phone 08179754080

Perumahan Belega Jl.Walet 2 No 45 Blahbatuh- Gianyar- Bali -Indonesia 80581

Facebook   : https://www.facebook.com/bersimbahdarahgrind

Twitter       : @bersimbahdarahx

Instagram   : bersimbahdarah

Bandcamp : http://bersimbahdarah.bandcamp.com/

Oleh: Karel

Foto: Bersimbah Darah Docs.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner