Musik yang Membentuk Karakter Pendengarnya

Musik yang Membentuk Karakter Pendengarnya

Musik adalah sebuah budaya. Jadi, lahirnya pun bersamaan dengan akar budaya yang pada akhirnya terbawa pada proses penciptaannya. Seperti misalnya, blues dan jazz yang mengusung kebebasan dalam bermusik, lahir dari kaum buruh kulit hitam yang ingin berekspresi dengan bebas di sela-sela rutinitas pekerjaanya. Dari semua kepenatan saat mereka bekerja, musik menjadi pelarian sekaligus hiburan bagi mereka yang membuat musik blues dan jazz tidak mempunyai batasan. Berawal dari keterbatasan bermain musik para buruh itu, yang pada akhirnya malah menciptakan suatu karakter musik yang secara teknis lebih bebas, dan tidak terikat aturan baku seperti halnya musik klasik dengan disiplin bermain musiknya yang tinggi.

Lalu, ada musik punk yang sarat akan pemberontakannya terhadap pemerintah, yang menurut mereka tidak berpihak pada rakyat banyak. Pembawaannya jadi lebih straight to the point dalam hal teknis bermusiknya lewat jurus tiga kunci gitar itu. Propagandanya lebih ke wacana dalam lagunya, dibanding harus pusing menyoroti hal teknis bermain musiknya. Namun, justru dengan itu karakter jenis musik ini sangat kuat, melalui semua wacana-wacana yang diangkat ke permukaan lewat musisi yang memainkan musik punk ini.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner