Nectura:

Nectura: "Kami Adalah Band Metal dengan Energi yang Positif"

Proses Kreatif dari Penggarapan Single "Kawan Bukan Lawan"

Desain awal lagu ini dibuat oleh Hinhin "Akew", Abo, dan Aulia. Langkah awal yang mereka lakukan adalah meramu musiknya terlebih dahulu untuk kemudian direkam dengan alat rekam. Setelah musik selesai, bagian Owang yang memberi materi lirik dan dimasukan ke musik yang sudah digarap. Seluruh proses yang berhubungan dengan pematangan materi dilakukan di studio, begitupun ketika aransemen sudah di titik final.


Strategi Nectura dalam Memasarkan Album Kedua

"Kawan Bukan Lawan" menjadi single kedua setelah "Tirani Mati" yang diproyeksikan untuk album kedua mereka. Rencananya, mereka akan masuk studio rekaman dalam waktu dekat. Melihat keadaan bahwa di tahun ini banyak sekali band yang akan merilis album, tentu strategi dibutuhkan agar mereka tetap bisa "bersaing" dalam pasar.
Tetapi, Nectura menyatakan bahwa mereka tidak memiliki strategi yang jitu. Hal yang akan mereka lakukan kembali pada esensi lagu ini, mengulang semangat yang dilakukan di era tahun '90an. Mereka mencoba merekonstruksi pola yang terjadi di komunitas saat itu, seperti distribusi dari tangan ke tangan dan memanfaatkan kedekatan antar teman dan pemain. Dengan begitu, Nectura melihat secara nyata apresiasi dari teman-teman komunitas. Nilai-nilai yang diberlakukan dulu akan mereka kembali angkat, selain tentunya memanfaatkan fasilitas digital.


Pentingnya "Kawan Bukan Lawan" di Mata Nectura

Ada beberapa alasan yang mendasari Nectura melakukan release party dan hearing session dari single "Kawan Bukan Lawan". Diwakili oleh Hinhin 'Akew', ia menjelaskan bahwa “Kawan Bukan Lawan” menjadi titik tolak yang baru. Mereka diperkuat oleh personil baru yang menjadi penopang energi dengan kekuatan yang juga baru. Alasan kedua, Nectura memang merasa bahwa lagu ini harus segera diperdengarkan, karena musik yang mereka mainkan segar dengan ramuan yang baru, salah satunya lirik.

Ketiga, lagu ini merupakan cerminan dari pergeseran semangat komunitas, khususnya di kota Bandung. Lagu ini menjadi potret dari berkurangnya spirit yang dibangun zaman dulu, di era tahun ‘90an. Nectura bicara tentang perjuangan, bukan tentang sesuatu yang instan dan tidak memikirkan proses. Itulah hal yang ingin mereka sentil. Nectura ingin komunitas ini kembali berjalan dan memegang semangat yang sama. Keempat, lagu ini juga memegang peranan yang besar untuk Nectura. Mereka diingatkan untuk tidak terlena dengan segala macam kemudahan yang ditawarkan hari ini. Meskipun teknologi semakin mempermudah perkembangan sebuah band, proses tidak boleh dihilangkan.

Aulia (bass) menambahkan bahwa di lagu ini pun terdapat pesan perdamaian dan ini tidak melulu ditujukan untuk mereka yang ada di ruang lingkup komunitas. Selain itu, lagu ini menjadi bukti bahwa Nectura adalah band metal dengan energi yang positif. Mereka ingin menyadarkan bahwa kita semua adalah saudara, terlepas dari bagaimanapun keadaan di Indonesia saat ini.

Selanjutnya, Abah Andris (drum) juga menyatakan bahwa di zaman dulu komunitas ini berjalan tanpa gap. Spirit dan rootnya yang diusung berangkat dari satu poros yang sama. Harusnya, nilai itu diberlakukan lagi hari ini. Semua band sebenarnya punya kesempatan yang sama, yang penting terus membuat karya sendiri.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner