EP Eviction, Sebagai Trigger Nervagust

EP Eviction, Sebagai Trigger Nervagust

By: Karel

Ada banyak latar belakang untuk membentuk sebuah band. Diawali dengan kultur pertemanan dan kesamaan taste dalam bermusik adalah salah satu faktor penting yang bermain distu. Hal inilah yang mendasari dua orang penyuka musik ekstrim dari Bandung yakni Billy dan Diki untuk membentuk sebuah proyek death metal. Billy adalah gitaris dari guttural death metal bernama Depravity Savage yang baru saja merilis album perdananya. Sedangkan Diki adalah seorang frontman dari Flesh Autopsy---technical death metal muda. Untuk mengisi posisi drum, Diki mengajak Icad yang merupakan drummer dari Midnight Power. Dengan formasi ini, mereka mulai jamming dan membentuk konsep lagu untuk band yang saat itu bernama Asylum. Setelah beberapa pertimbangan, akhirnya Asylum berevolusi menjadi Nervagust.

Mereka mengambil riff maupun aroma paling brutal dari  para sesepuh death metal macam Obituary, Gojira dan Vader. Bengis, tribal, rumit, cepat, agresif hingga mematikan dapat tergambarkan teruntuk Nervagust yang baru seumur jagung ini. Dengan bertambahnya amunisi baru, yaitu Vikri dari grup newschool hardcore Shitcracker untuk mengisi posisi bassist, tak butuh waktu lama bagi mereka untuk merekam empat lagu yang telah rampung dalam bentuk EP bertajuk “Eviction” di April lalu.

Dalam “Eviction” sendiri Nervagust mengadalkan sebuah single dengan titel serupa yang diharapkan dapat memberikan menjadi trigger bagi mereka untuk memperkaya variasi musik ekstrim di kota Bandung khususnya dan Indonesia pada umumnya. Dari segi lirik, terinspirasi dari film The Exorcist, lagu ini bercerita tentang proses “pengusiran/ pemurnian” dari hal jahat . Secara lebih luas, lagu ini merupakan kritik sosial terhadap keyakinan yang salah, di mana keyakinan ini dipaksakan secara membabi buta terhadap pihak lain.

Contact:

www.soundcloud.com/nervagust

www.facebook.com/NERVAGUST

www.twitter.com/NERVAGUST

www.reverbnation.com/nervagust

nervagust@gmail.com

085721028700

Foto: Nervagust Docs.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner