Nosstress, Folks Apa Adanya
Bener banget kalau band yang berikut ini disebut folk apa adanya. Terdengar rancu memang, akan tetapi itulah mereka. Tidak ada kesan "Angker" dari musik folk yang biasa digaungkan Joan Baez atau Bob Dylan, bahkan Donovan sekalipun. Kesan "Just The Way They Are" itulah yang muncul. Mereka mengajak para pendengar musik mereka untuk menanam pohon, menjaga lingkungan sekitarnya, melihat lebih dalam sikap sosial manusia urban yang tergerus jaman modernisasi. Ketika musik mereka menyuguhkan sindiran terhadap sikap acuh, amarah, anti-sosial,, kelas sosial, tidak peduli lingkungan dan yang terakhir highgadget-nya masyarakat Indonesia dewasa ini.
Trio asal pula Dewata Bali ini berdiri sejak 2011 dan terdiri dari Kupit (gitar), Angga (Gitar), dan Cok (Kajon). Selain mengangkat tema lingkungan, permasalahan lingkungan dan kondisi politik tanah air menjelang Pemilihan Umum 2014.


Pesan yang mereka sampaikan begitu mengena dengan genre musik yang mereka pilih yaitu folk. Sekedar mengingatkan kita kepada sosok Iwan Fals dan Dik Doang yang nyeleneh namun kritis terhadap isu-isu sosial di masyarakat.
Musik merek easy listening, sederhana, namun sarat kritik sosial. Paduan suara yang variatif menjadi sajian tersendiri, Single “Buka Hati” contohnya, lagu yang berceritakan kritikan terhadap kondisi urbanisasi di berbagai daerah di Bali.Sebuah lirik sederhana yang tajam, namun harmonis komposisi aransemen di dalamnya. Lalu ada "Tanam Saja" dan"Tak Pernah Terlambat" Satu hal yang begitu menarik dari band yang bernama Nosstress ini adalah cara mereka menyanyikan lagu dengan bergaya seperti sinden khas pulau Dewata.


Bayangkan anda terjebak kemacetan saat berkendaraan dan ketika itu matahari berada tepat di atas kepala anda, sudah pasti anda berharap berada di bawah rindangnya pohon. Jam makan siang adalah jam “panas”. Wajah manusia terlihat beringas karena lapar, motor serta mobil semrawut berjejalan memanjang bak ular, dan semuanya serba kesusu pingin cepat sampai tujuan.


Biasanya dalam situasi hiruk-pikuk nan sesak tersebut anda merindukan nada-nada sejuk. Lagu-lagu dalam album perdana Nosstress yang bertitelkan “Persepketif Bodoh” ini mampu menjadi “pohon rindang” anda di saat lapar dan panas. Khususnya bagi anda yang jenuh dengan raungan musik distorsi, dan bagi anda yang penat dengan ocehan sumpah serapah maka cobalah sentuh telinga anda dengan alunan nada-nada manis ciptaan tiga anak muda urban di Denpasar ini.

Klik link di bawah untuk dengar lagu mereka. Peace!"FL"
http://www.reverbnation.com/nosstress
Sumber Foto : Balebengong.Blogspot.com
Comments (0)