Nu-Metal Revivalist, The Black Adams

Nu-Metal Revivalist, The Black Adams

Scenes dari musik nu-metal/rapcore khusus di Indonesia untuk kali ini perkembangannya sedikit memudar. Setelah sebelumnya warna ini dibawakan oleh grup macam Saint Loco, Ragaji Mesin, Purgatory, 7 Kurcaci, Virus hingga Ragadub (Komunal era awal). Bandung yang merupakan gudangnya musisi-musisi kreatif tetap menonjolkan tajinya di skena musik lokal. Satu kelompok bernama The Black Adams membuktikan bahwa genre nu-metal/rapcore masih bisa eksis dan diterima oleh publik. Sebelumnya band yang terdiri dari Faru (vokal, synth), Panji (vokal rap) Ario (gitar), Fahmi (bass), dan  Opik (drum) ini berasal dari kota ‘panas’ Medan dan akhirnya berpindah domisili ke Bandung untuk meneruskan pendidikan mereka semua.

The Black Adams yang berdiri tahun 2010 ini mengusung gaya bermusik seperti yang dilakukan oleh Linkin Park, Korn, Limp Bizkit, hingga sentuhan techno maupun industrial seperti The Prodigy, Depeche Mode, Ministry, sampai Nine Inch Nails. Dapat diimplementasikan warna musik mereka dengan vokal yang lantang sekaligus nge-rap bersatu padu. Raungan distorsi gitar yang padat, bentotan bass begitu bular, dan rentetan deburan drum begitu matching dengan sound electronic catchy dari synthesizer.

Belum lama ini The Black Adams baru saja mengeluarkan single terbaru bertitel “Hey Manusia”. Lagu tersebut sudah disebar melalui akun media sosial mulai dari twitter, reverbnation, dan soundcloud. Selain itu, single itu juga dilibatkan dalam salah satu kompilasi independen dari Bandung, “Uniqsoundheart”. Makna “Hey Manusia” sendiri bercerita akan tingkah pola para manusia di muka bumi. Dalam waktu dekat ini, mereka juga disibukkan dengan klip musik terbaru dengan judul “Murka”. Tepat di bulan November ini pembuatan klip tersebut sedang dalam tahap proses syuting di salah satu kampus teknik ternama di kota Bandung. Will see!

Contact:

www.facebook.com/pages/The-Black-Adams

www.twitter.com/TheBlackAdams

www.reverbnation.com/theblackadams

Oleh: Karel

Foto: The Black Adams Docs.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner