Playlist Of The Week (23 - 27 November 2020)
Lima lagu berikut punya sentuhan ‘magis’ dengan olah suara dan rasa, dimana semuanya bermuara pada earphone yang memberi terapi energi, sampai waktu meminta kita untuk bekerja kembali
Lima lagu berikut punya sentuhan ‘magis’ dengan olah suara dan rasa, dimana semuanya bermuara pada earphone yang memberi terapi energi, sampai waktu meminta kita untuk bekerja kembali
Cerita tentang penggemar yang akhirnya bisa ngeband bareng idolanya menjadi satu hal menarik untuk diikuti. Seperti berbanding lurus dengan mimpi mereka yang akhirnya menjadi kenyataan
Seperti intro yang punya peran memancing pendengar, jingle punya kemiripan, di mana dengan durasi pendek sebuah jingle harus mampu mengajak orang tertarik untuk mengenali suatu produk atau perusahaan secara sederhana
"Balada Semburan Naga" tuh kaya kita membayangkan sang calon mertua tuh kaya naga gitu. Besar, terus kaya ada urban legend nya gitu", ujra Kuya menjelaskan single baru bandnya, The Panturas
Jedakelana jeli menyajikan “Perantau dan Kotaku” dengan melodi yang mudah dinyanyikan, agar lagu ini mudah dicintai, layaknya harapan warga Bekasi yang ingin kotanya kembali menjadi loveable city
Album 'Time for a Change Time to Move On' terbilang istimewa karena kembali menghadirkan Suar di ruang yang sama dengan Satria NB, serta teman-temannya, sesama mantan personil Tambal Band, sebelum namanya menjadi Pure Saturday
“Starry Night” dari Guernica Club ibarat sebuah menu pembuka sebelum puncak jamuan makan malam yang mewah, lalu ditutup dengan dansa-dansi mirip di film Saturday Night Fever hingga menjelang pagi
Masuk minggu ke empat bulan November, music director dari DCDC Radio, Angga Kusuma (Asiaminor, Taring) kembali memilih dan mengulas lima band DCDC ShoutOut! untuk masuk di jajaran DCDC Music Chart
Dari beberapa rilisan pers yang masuk ke redaksi DCDC, lima lagu ini terpilih dan dirasa pas untuk didengarkan akhir pekan ini
Menyimak lagu-lagu yang dilahirkan oleh Thirtyniners pendengar seakan dibawa sesuatu yang ‘telanjang’ tanpa bungkus apapun
“Awalnya gua ngerasa itu beban gua, awalnya gua ngerasa semua orang harus kenal hiphop. Tapi gua sadar itu maksa banget, itu kaya semua orang harus tau kalkulus, itukan bodoh banget”
Sebagian dari kita semua mafum, sebelum Beastie Boys belok ke musik hip hop, mereka adalah band harcore / punk dari skena New York HC. Berikut ini, versi Tangerang Selatan-nya yang jauh lebih anarkis