Penuturan Eksistensi Album Kedua Dari Kunto Aji
Apa yang terlihat oleh Kunto Aji mengenai album kedua Danilla ini, atau lebih tepatnya perasaan yang dirasakan?
Kita masuk kedunianya Danilla dengan imajinasinya yang sangat tinggi dalam menuliskan lagu bersama Lafa. Menurut saya, kita masuk ke dimensi yang pas, dengan apa yang dia tulis di Lintasan Waktu. Saya merasakan apa yang ditulis di judul itu, seperti ada energi yang dia bawa, dan mungkin nggak sempat disampaikan lewat album sebelumnya, lalu kemudian dikeluarkan dan dicurahkan di album kedua ini. Itu semua bergerak dengan in line sangat bagus.
Tentang ornament musiknya sendiri bagaimana?
Kalau saya dengan Danilla mau ngobrol itu adalah musik nyender. Jadi musik nyender itu yang saya tahu saya punya referensi beririsan dengan Danilla, saya dengarkan satu musisi ini, dan Danilla juga mendengarkan sama, tapi dia mengambil part tertentu. Seperti yang saya bilang tadi, mencipatkan satu dimensi yang dia pengen bercerita disitu sesuai dengan judul albumnya.
Lagu apa yang Kunto Aji suka dari album kedua Danilla ini?
Saya paling suka ketika mendengarkan satu album, sama saja saya mendengarkan satu lap. Lalu ada lagu apa yang terngiang, jadi nggak didengarkan berkali-kali soalnya nanti akan ada kerancuan. Kerancuan dari mood nya juga sudah naik turun ketika didengar berulang-ulang. Dan itu adalah satu lagu judulnya “AAA” dan terus satu lagi judulnya “Usang”.
Comments (0)