Peran Album Kompilasi Those Shocking Shacking Days dan Now-Again Records

Peran Album Kompilasi Those Shocking Shacking Days dan Now-Again Records

Karena album ini dirasa cukup penting, selain telah menjadi pendobrak – mengembangkan ranah musik rock untuk beberapa musisi sekarang, juga 19 band ini menyumbangkan karya-karya baik mereka sebelum beberapa diantaranya beralih ke aliran musik berbeda. Yang mau tak mau mereka mengubah idealismenya mengikuti trend pasar musik pada saat itu. Ada yang beralih dari rock ke dangdut lah, atau lain sebagainya. Jika seperti ini, saya cuma bisa mengatakan bahwa Indonesia memang butuh pendokumentasian yang cukup baik, agar kejadiannya tak seperti album ini yang dirilis oleh label luar negeri. Memang, dengan dirilisnya oleh label asal luar negeri menjadi sebuah prestasi bagi dalam negeri dan mungkin dengan musisinya sekalipun. Serta sekaligus mengenalkan potensi musik tanah air ke negeri barat lewat album kompilasi ini. Seperti yang dituliskan dalam artikel Jakartabeat.net oleh Taufiq Rahman, bahwa Those Shockign Shacking Days memang ditujukan untuk penikmat musik barat. Tapi bukan berarti kita tak mampu merilisnya bukan, kenapa harus luar negeri.


Format CD kompilasi Those Shocking Shacking Days

Juga Bukan kali pertama karya musisi legendaris Indonesia berhasil dirilis oleh label luar negeri. Beberapa nama grup rock di era yang tak jauh beda, semacam AKA hingga Sharkmove juga mengalami hal serupa seperti album kompilasi Those Shocking Shacking Days. Dan ini bukanlah sebuah upaya menyudutkan Eothen “Egon” Alapatt (Now-Again Recods/manajer Stones Throw Records), selaku sosok penting terciptanya album kompilasi ini. Malah disatu sisi saya mengucapkan sangat berterima kasih. Karena dia, penikmat musik luar negeri turut mengajukan apresiasi tinggi untuk karya musisi tanah air yang ada pada album kompilasi ini. Seperti dampak yang juga saya temui di beberapa toko rilisan fisik, yang mana penikmat musik negeri barat jika ke Indonesia, beberapa diantaranya membawa pulang satu rilisan fisik karya musik tanah air ke negara asalnya. Cuma kenapa harus label luar negeri yang merilis kompilasi ini, tidak dalam negeri, itu saja.

Sumber foto : Discogs (Header) dan Stones Throw Records (CD)

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner