Perlukah Musisi Kuliah?
Pernah dengar single “Ants Marching”?
Atau Dave Matthews Band mungkin lebih familiar?
Engga juga?
Huffft dasar manusia gua!
Hahaha no offense, just kidding coklatfriends., untuk kita perlu ketahui bahwa Dave Matthews Band, adalah grup musik Progressive Rock, Rock, jam, jazz fusion, folk rock, bluegrass, funk rock, pop rock, alternative rock dari Amerika Serikat, yang dibentuk pada tahun 1991 (genrasi 90-an, pasti tahu deh), dan terkenal sebagai touring band paling sukses (katanya sih). Tapi kata ‘sukses’ bukan soal penjualan harga tiket mereka, tapi lebih ke banyaknya permintaan tour mereka selama 20 tahun terkahir, DMB aktif melakukan tour. Dari salah seorang kawan penulis yang pernah menonton mereka secara live, aksi panggung DMB sangat atraktif untuk jenis grup musik sejenisnya. Termasuk ke dalam daftar grup musik yangan patut ditonton sebelum kamu mati, ya kalo kalian punya kesempatan, uang lebih, dan keberuntungan tentunya.
Setelah kami sewa detektif untuk menyelidiki mereka, terbukti bahwa DMB dan mayoritas personilnya menghabiskan sebagian besar waktu di’jalan’ membuat mereka tidak dapat memperoleh pendidikan formal. Seperti yang diungkap oleh Stefan Lessard sang pembetot bas, yang sudah bergabung dengan DMB sejak berumur 16 tahun, tidak pernah melnjutkan pendidikannya ke tingkat universitas. Dilansir dari compucisiannews.com Dia memiliki pengalaman di dunia nyata, namun tidak pernah memperoleh pendidikan formal musik. “Saya selalu ingin kuliah, saya selalu ingin belajar lagi,” Jelas Lessard. Namun, kabar membahagiakan hadir, karena Berklee College membuka program studi via internet yang dinamakan Berklee Online Courses yang dapat diikuti secara online meskipun sedang berada dalam aktivitas tour atau lainnya.

Berklee College of Music ini memulai program online-nya di tahun 2002 saat internet masih berkembang. Program ini sudah berjalan sebelum Facebook dan YouTube berdiri. Sekarang, lebih dari 10,000 siswa dari 140 negara di setiap tahunnya mendaftar untuk program studi sertifikat online ini termasuk pembelajaran selama 12 minggu untuk Pro Tools, Music Video Editing, Commercial Songwritting, Orchestration, Music Theory, Guitar, Afro-Cuban Drums, Music Management, Music Licensing, Music Marketing dan masih ada 100 studi lainnya. Untuk biaya, cukup mengeluarkan dana US$100,000 untuk biaya pengembangan di setiap kursus online dan kita dapat belajar darimanapun tanpa harus jauh-jauh datang ke Amerika Serikat.
Sumber tulisan :
http://compusiciannews.com/Read/Berklee-Online-Courses-Bukan-Alasan-Lagi-untuk-Tidak-Kuliah-Bagi-Para-Musisi-di-Seluruh-Dunia-2807
Comments (0)