Proyek  Iseng-Iseng, Suka-suka, Pelepas Penat

Proyek Iseng-Iseng, Suka-suka, Pelepas Penat

Pygmy Marmoset adalah project duo yang kerap dikatakan sebagai buah keisengan, pelepas penat, atau istilah lainnya yang menyangkut ‘proyek suka-suka’. Percayalah itu hanya untaian gurau belaka, karena usai mendengar racikan musikalitas dari kolaborasi tersebut, beragam sensasi manis akan berputar di sela-sela indra pendengar dan sarang imaji kita. Dan benar, keduanya tengah menarik kita ke dalam akustik alam yang unik. Seunik primata terlangka di dunia itu.

Semenjak 2012 telah wara-wiri dari satu panggung pentas ke panggung pentas musik indie lainnya di Kota Denpasar. Pygmos –sapaan hangat duo ini sepertinya tak ingin karya-karyanya hanya berujung di digital music sharing platform Soundcloud atau hanya berkumandang di acara selebrasi musik lokal. Album debut mereka yang diproduksi secara indie terkonsep secara made by order, tidak ada ready stock. Belum ada perilisan resmi dalam bentuk selebrasi musik, malah lebih memilih berpromosi di media sosial dan jaringan komunitas seni. Itu membuat cara bermusik mereka pun terefleksi unik sebagai sebuah bentuk dedikasi.“Kabar Dari Hutan”, begitu bunyi album perdana Pygmos.

Decak kagum akan kemegahan alam menjadi inspirasi dari album berisi 8 tembang tersebut. Nyawa musik Pygmos itu sendiri adalah akustik. Gitar, perkusi, pianika, kazoo, dan glockenspiel yang membawa ruh musik mereka ke dalam atmosfer riang benderang. Pygmos menerjemahkan konsep “Kabar Dari Hutan” dalam sebuah kemasan berupa amplop persegi yang di dalamnya tidak hanya berisi CD, melainkan bonus empat potret menarik tentang alam dan secarik ilustrasi pastel menarik dalam informasi lirik temang-tembangnya.

http://delupher.wordpress.com/2014/05/25/pygmy-marmoset-dan-fabelnya-dari-hutan/

Foto : www.mavemagz.com

Pygmos Soundcloud : https://soundcloud.com/pygmy-marmoset

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner