Reportase : Berjingkrak Penuh Keriaan Dengan ‘Layar Nista’
Setelah sesi perbincangan itu, Hockey Hook membawakan sedikit nostalgia akan materi lawas mereka, yang mengambil salah satu lagu dari album penuhnya Randomness, berjudul “Serentak Keluhan Lantang”. Lagu yang dulunya mengajak Hardy (Taring) sebagai teman kolaborasinya, dinyanyikan cukup santai oleh Ongki kala itu.
Serupa dengan judul lagunya yang terkesan provokatif, pada tengah lagu Ongki pun bersuara layaknya berpidato di tengah kerumunan masa lewat kata-katanya yang bersifat melawan. Pada sesi ini seharusnya di lakukan oleh Hardy (Taring), namun dia tidak ada kala itu, dan part ini pun tetap dinyanyikan oleh Ongki. Lagu ini menjadi pembuka dari Hockey Hook di acara DCDC Substereo malam itu. Adapun yang sedikit disayangkan pada saat mereka melakukan siaran langsung di lokasi radio OZ 103.1 Fm Bandung itu tampak sepi. Namun ini tidak menjadi masalah yang cukup mengganggu, dan yang penting musiknya ramai.

Segmen kedua pun tiba, Hockey Hook melakukan siaran interview kembali bersama penyiar yang membahas mengenai kolaborasi mereka dalam EP kedua nanti. Serupa dengan sesi siaran sebelumnya, selepas bincang-bincang itu mereka pun kembali tampil live membawakan dua lagu berjudul “Zaman Baru” dan “Layar Nista”. Dalam penampilan keduanya ini, Hockey Hook kembali mengencangkan riuh gemuruh dengan tarikan terumpet lewat penampilannya, baik di lagu kedua maupun ketiga yang merupakan single untuk mini album Watch Your Mind.
Untuk single itu sendiri waktu itu adalah kali pertama diperdengarkan secara meluas oleh Hockey Hook kepada Mojang Bujang (pendengar setia radio OZ Bandung). Seperti pada sesi siaran yang telah disebutkan diatas mengenai kolaborasi, begitu juga dengan lagu “Layar Nista”, yang merupakan kolaborasi Hockey Hook dengan Dj E-One Chronic. Namun kala itu dibawakan tanpa kolaborasi. Walau demikian, lagunya terasa sungguh nikmat, seperti ada nuansa Ska/Punk yang baru, dari grup yang mengaku telah berdiri sejak tahun 2010 di kota Bandung itu. Bisa dibayangkan jika musik Ska/Punk bercampur dengan gesekan piringan hitam ala Hip Hop ? Sulit tentunya, dan jujur saja, single ini sangat menarik untuk didengar secara berulang-ulang, terlebih bagi penikmat musik Jamaican Sound atau Punk Rock Inggris. Tapi ada satu hal yang pasti mengenai single yang akan dirilis dalam format digital itu, Ongki mengatakan nantinya “Layar Nista” tak akan lepas dari keterikatan musik Reggae/Dub.


Waktu demi waktu terus berlalu pada malam itu, dan tak dirasa acara DCDC Substereo kala itu telah sampai di penghujung acara. sesi siaran ini merupakan segme ketiga, dan hampir seluruh perbincangan mengenai mini album Watch Your Mind telah dibahas pada sesi siaran sebelumnya. Sebagai penutup acara DCDC Substereo – sekaligus berpamitan dengan pendengarnya, Hockey Hook menampilkan dua lagu terakhir berjudul “I Wanna Riot” (cover Rancid) dan “Fuck No We Wont Listen” (hidden track). Sampai berjumpa di acara DCDC Substereo selanjutnya.
Comments (0)