Reportase : Lewat Liman Soka, Jasad Menyajikan Akselarasi Maksimal Di Kota Musikal

Reportase : Lewat Liman Soka, Jasad Menyajikan Akselarasi Maksimal Di Kota Musikal

Sekitar pukul sembilan malam tibalah waktunya bagi para Pasukan Karuhun (sebutan untuk penikmat karya Jasad), menyaksikan idolanya tampil diatas panggung utama. Dengan dibuka oleh lagu “Indonesia Raya”, menandakan jika Jasad akan mulai memanaskan area di Yonif Raider 300/Brajawijaya malam itu. Lewat deretan lagu-lagu dengan tensi tinggi, seperti lagu “Rebirth Of Jati Sunda”, “Nagara Ragana Naraga”, atau lagu “ Bayu Sabda Hedap”, yang dimainkan dengan tingkat akselerasi maksimum pada tiap notasi lagu yang mereka bawakan. Sampai akhirnya Jasad memberi kejutan dengan kolaborasinya bersama dalang Batara Sena.

Sebuah pemandangan yang terbilang jarang atau mungkin tidak pernah ditemui sebelumnya, kala wayang yang dimainkan dalan Sena ber-headbanging ria mengikuti alunan lagu bertempo cepat dari Jasad. Apalagi setelahnya dalang Sena menghadirkan “the legendary” wayang cepot, dengan gaya celotehan khas nya yang jenaka namun juga “berisi” itu. Sedikit cerita menarik tentang kolaborasi Jasad dengan dalang Sena ini, ketika Man bertutur jika dia akan melakukan nazar jika bisa berkolaborasi dengan dalang Sena, dengan mencukur kumisnya. Hal ini diakui Man karena dirinya adalah pengagum dalang Asep Sunandar Sunarya, seorang dalang yang cukup disegani di dunia perwayangan, dan merupakan ayah kandung dari Dalang Sena ini.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner