Reportase : Penampilan Megah di Kanal Radio Bersama 5 Petani
Penampilan berskala mewah, dimainkan dalam studio bersekup kecil oleh 5 Petani kemarin itu
Merunut dari tiga tahun yang lalu, muncul satu grup dengan warna musik berbeda di Indonesia. Tepatnya berasal dari Kota Bandung, band yang memainkan aliran musik Jazz muncul. Mereka adalah 5 Petani, yang terbentuk di tahun 2015 oleh salah satu komunitas musik di kota kembang. Seiring berjalannya waktu, dan kemunculannya telah direalisasikan pada beberapa panggung lokal, 5 Petani berhasil mengeluarkan satu album diskografinya yang bertajuk Sawah Impian pada tahun 2017 kemarin.
Uniknya, band ini tak ada vokal sama sekali. Ketika musiknya dimainkan oleh para personil yang kini bersisakan 4 orang itu, 5 Petani mencoba menampilkan sesuatu yang beda pada musiknya. Salah satunya adalah ketidak adanya unsur vokal pada musik mereka, atau istilah lain untuk perihal ini dalam musik adalah instrumental. Unsur inilah yang coba ditanamkan pada benak segelintir orang, terutama pendengar musik saat ini yang banyak didominasi oleh berbagai band beraliran rock, pop, metal dan lain sebagainya. Dan menginjak lembaran baru di tahun 2018, mereka tampil di acara DCDC Substereo. Tepatnya berlokasi di radio OZ 103.1 Fm Bandung, pada tanggal 9 Januari 2018.
Dalam penampilannya, ada 5 lagu yang dibawakan oleh band ini. Diantaranya berjudul “Pelangi”, “Anak Petani”, “Matahari”, “Persahabatan (cover Sherina)” dan terakhir untuk sesi hidden track “Zefania”. Keempat lagu yang dimainkan, merupakan beberapa track dari album Sawah Impian yang dirilis oleh Demajors tahun lalu. Selain ada penampilan, 5 Petani yang kin beranggotakan Fauzan Rijal (bass), Gerson Valdo (piano/synth), Yoga Wardana (gitar akustik), dan Frank Navayo (gitar elektrik) itu juga turut berbincang. Berbagai pembahasan mengenai perjalanan musik hingga sudut pandang personal 5 Petani mengenai ranah musik lokal, dibincangkan dalam frekuensi radio milik OZ 103.1 Fm Bandung beserta ditemani oleh penyiarnya Rama dan Denny Hsu.
Ada satu momen yang paling diingat dari penampilan 5 Petani waktu itu. adalah tidak diduga bahwa saat ini masih ada pengembangan untuk warna musik yang terkesan baru nan segar. Dalam permainan musiknya, 5 Petani memunculkan pedanan itu untuk musikalitasnya, serta kesan musik yang formal menjadi benang merah mereka. Seperti halnya di lagu “Pelangi”. Ketika lagu – single – pertama ini dimainkan oleh 5 Petani, kesan mewah dan megah sangat terasa yang terkemas rapi dalam tempo musiknya. Dan itu semua dimainkan dalam sekup ruangan yang cukup kecil, yaitu dalam ruangan studio. Dengan melihat penampilannya kemarin, 5 Petani seperti membuat ruangan studio menjadi megah dengan permainan musiknya. Entah ini cuma saya yang merasa atau yang lainnya juga, tapi memang begitu adanya. Sesuai dengan nama ‘petani’ yang terkesan merakyat, musik serta penampilan yang dimunculkan oleh band ini pun cukup ramah disegala kuping yang mendengarkannya.
Dan mungkin baru kali ini ada band jazz yang tampil di DCDC Substereo. Karena meliaht beberapa perhelatan sebelumnya, acara ini kerap menampilkan beberapa grup musik yang diluar dari genre jazz. Kalau tidak itu band rock, pop, folk, ya punk yang sering tampil di acara ini. Dan 5 Petani menjadi band jazz pertama yang tampil di acara ini. Tak lupa, mereka juga mengatakan bahwa tahun 2018 ini akan merilis album keduanya, seperti apa jadinya tunggu saja.


-1515562362.jpeg)
Comments (0)