Reportase : Torehan Semangat Dan Daya Juang Lewat Musik Di Kota Garut
Penampilan Jasad pada lebih kurang satu jam mereka di atas panggung, memberikan energi yang begitu besar, termasuk ketika Jasad menutup gelaran ini dengan menghadirkan Esa Gayuh Afandi ke atas panggung. Esa atau biasa dipanggil Kaka adalah seorang ‘Metalhhead’, yang mengalami musibah kecelakaan, sehingga mengharuskan kakinya diamputasi. Dia merupakan tulang punggung dikeluarganya meski usianya baru menginjak usia 17 tahun. Rutinitas kesehariannya adalah membantu sang Ibu untuk berjualan sayuran di pasar Ciawitali Garut. Kaka mengalami kecelakaan pada malam hari, selepas mengantarkan sang Ibu untuk berjualan. Kecelakaan ini menyebabkan salah satu kakinya harus diamputasi, dan tinggal menyisakan satu kaki, serta ruas jarinya patah namun masih terselamatkan. Semangat Kaka untuk bisa terus menjalani hari meski dengan kondisinya sekarang, jadi semacam suntikan energi bagi Jasad maupun banyak orang yang hadir malam itu. Jika sejatinya semangat hidup harus terus menyala, seperti halnya dengan rapatnya bangunan musik yang dibuat oleh band Jasad malam itu. Salute and respect!!
Comments (0)