Reportase: 'How & Why' Keseruan Paduan Antara Desain Grafis dan Musik

Reportase: 'How & Why' Keseruan Paduan Antara Desain Grafis dan Musik


The Fox and The Thieves

Grup yang telah cukup dikenal ini tampil di hadapan publik dengan wajah baru di lini drum dan gitar. Ketika mereka hadir di atas panggung, seketika penonton berkumpul di depan stage demi menyaksikan pertunjukkan mereka dengan lebih dekat meski berebut tempat dengan rintik hujan. Beberapa track andalannya membius di penonton saat itu, terlebih lagi dengan pembawaan musik rock yang mereka suguhkan. Di tengah penampilannya, band ini juga men-cover salah satu lagu milik musisi pop kenamaan Indonesia, Chrisye yang berjudul "Kala Sang Surya Tenggelam" dalam versi rock super agresif. Para pengunjung cukup kagum dengan penampilan mereka dan bertepuk tangan ketika band pemilik EP Diversity ini selesai tampil.



The Fox and The Thieves

Setelah berpesta dengan Thievfox, kini saatnya Parahyena tampil. Grup musik beraliran folk / ethnic memang merupakan band yang sedang digandrungi saat ini. Musik Parahyena mudah untuk diterima dan diingat oleh segala kalangan. Hal itu terbukti saat Parahyena membawakan salah satu lagunya, "Cibaduyut". Hampir seluruh audiens di depan panggung berjoget mengikuti irama musik Parahyena yang dibawakan secara akustik / unplugged. Penampilan mereka pun tak melulu hanya membawakan lagu-lagu ceria, beberapa lagu berpola musik sendu pun dinyanyikan. Parahyena menghibur penonton malam itu, dan raut bahagia jelas terlihat di wajah-wajah para pengunjung. "How & Why" pun akhirnya menginjak pada puncak acara, dimana Raksur lah yang akan mengeksekusi panggung.



Parahyena

Raksur adalah satu-satunya DJ di acara ini. Raksur merupakan salah satu personil dari grup elektronik jebolan kampus ITENAS, Panda Selecta. Saat Raksur memutarkan beberapa lagu dengan beat yang enerjik, antusiasme para penonton meningkat, mengerumuni Raksur sambil berjoget, membaur tanpa batasan. Tidak hanya itu, beberapa aksi gila pun dilakukan oleh di tengah stage, seperti battle dance, circle pit, dan lain sebagainya. Setelah beberapa lagu diputarkan, acara "How & Why" volume 7 selesai diselenggarakan.

Tak dapat disangkal, hadirnya musik di acara-acara eksibisi memang menjadi magnet tersendiri. Mengerucut pada "How & Why", adanya band-band yang tampil pun menjadi bentuk syukuran dan pesta pora dari mahasiswa ITENAS yang baru saja lulus. Semoga acara "How & Why" akan terus ada dengan konsep yang semakin menarik ke depannya.

BACA JUGA - Reportase: Kejayaan Terapi Urine, Mooner dan Komunal di Limunas X



Foto : Ping Pong Club by Ghiyatsfl (Instagram) 

Foto : The Fox And The Thieve & Parahyena by pakopppox (instagram)

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner