Reportase: 'How & Why' Keseruan Paduan Antara Desain Grafis dan Musik
Ternyata, memadukan eksibisi desain dan musik adalah ide yang menarik dan patut untuk disimak!
Tanggal 7 Oktober 2017 lalu, acara pameran karya tugas akhir kampus ITENAS bertajuk "How & Why" yang ke-7 selesai digelar. Acara yang berlokasi di sebuah restoran bernama The Parlor itu tak hanya menampilkan karya para mahasiswa DKV saja, acara ini juga menyuguhkan penampilan dari beberapa band lokal yang jarang ditemui. Beberapa band yang meramaikan acara ini adalah Fils, Shalashav, Deoxide, Ping Pong Club, The Fox and The Thieves, Parahyena, dan Raksur.
Melihat cuaca kala itu, saya pikir hampir tidak mungkin jika acara ini akan berjalan lancar. Ternyata, semesta bersahabat dan guyuran hujan berhenti tepat pada waktunya. Acara live band dimulai sekitar pukul empat sore, ditemani hawa dingin selepas hujan serta langit tanpa cahaya matahari. Pembawa acara naik ke atas panggung, membuka acara, berceloteh dan bercanda sejenak, dan lalu mempersilahkan Fils untuk tampil pertama kali di gelaran tersebut.
Proyek musik Fils atau yang lebih dikenal dengan nama Fils The Fils ini diisi oleh dua orang musisi, di mana salah satunya merupakan personil dari The Fox and The Thieves. Duo yang melantunkan nada-nada pop / folk ballad itu memberi suasana hangat lewat lagu-lagunya. Penonton yang didominasi mahasiswa ITENAS kala itu masih memilih untuk duduk selama Fils tampil. Sesudah penampilan Fils, acara ini dimeriahkan oleh penampilan dari Shalashav, band dengan distorsi penghantar halusinasi. Shalashav merupakan proyek musik beraliran stoner / physic / rock. Unik adalah satu kata yang dapat mendeskripsikan Shalashav, terutama pada elemen musiknya yang memasukan instrumen synthesizer dalam musik beratnya. Menurut saya, Shalashav serupa dengan beberapa band seperti Kahm, Colour Haze, Samsara Blues Experiment atau My Sleeping Karma.
Lanjut pada penampilan selanjutnya. Panggung "How & Why" diramaikan oleh band emo / post-hardcore bernama Deoxide. Memori semasa kejayaan band Alone at Last terpampang jelas lewat penampilan Deoxide. Di tengah penampilannya, sang vokalis berkemeja kotak-kotak mengungkapkan bahwa Deoxide terbentuk sejak tahun 2006 silam dan kembali tampil untuk pertamakalinya pasca vakum di acara "How & Why" yang ke-7 ini. Keseruan berlanjut, ketika Ping Pong Club mendapatkan giliran untuk tampil dan membuka penampilannya dengan intro. Lagu-lagu dari mulai "Venetian Blinds", "She's So Fine", sampai cover "Disco 2000" milik grup musik Pulp dibawakan saat itu. Usai penampilan mereka, acara diberhentikan sementara untuk break Maghrib.

Ping Pong Club
Selama break, para pengunjung yang merupakan campuran antara mahasiswa ITENAS dan tamu dari The Parlor melakukan aktivitasnya masing-masing. Ada yang asyik berbincang-bincang, makan malam, dan juga menyaksikan pameran karya Tugas Akhir anak-anak DKV di lantai atas. Akhirnya, dua MC di atas panggung kembali memulai acara dan mempersilahkan band selanjutnya untuk tampil, yaitu The Fox and The Thieves.
Comments (0)