Review Album: 'Tribute to Big Four' - Angel of Death
Menyimak delapan buah lagu dari empat band metal berbahaya dunia: Anthrax, Slayer, Metallica, dan Megadeth dalam versi Angel of Death.
★ 3,5/5
Pertengahan November lalu, terdengar kabar bahwa satu band dari Sukabumi merilis sebuah album yang seluruh materinya merupakan cover dari karya “The Big Four”. Predikat “The Big Four” ini disandang oleh band heavy metal / thrash metal ternama, yaitu Anthrax, Slayer, Metallica, dan Megadeth. Empat band ini menjadi referensi musik metal dunia sejak tahun ‘80an. Dengan kata lain, materi-materi yang mereka sajikan menjadi peluru panas yang menembus teritori bumi tanpa terkecuali. Lalu, ada satu band yang menggubah ulang lagu-lagu mereka? Berani-beraninya!
Band ini adalah Angel of Death. Mereka dibentuk sejak tahun 1999, dan mengusung aliran musik yang berbasis pada black metal. Mereka merilis album yang dinamai Tribute to Big Four di bawah naungan Metal Militia Production, dan diisi dengan delapan buah lagu cover. Lagu yang mereka pilih untuk digubah ulang adalah “Deathrider” (Anthrax), “Disciple” (Slayer), “Kill The King” (Megadeth), “Repentless” (Slayer), “Soldiers of Metal” (Anthrax), “Sudden Death” (Megadeth)”, “The Unforgiven” (Metallica), dan “Wherever I May Roam” (Metallica).
Bicara tentang cover lagu, ini bukan hanya tentang seberapa mampu seseorang memainkan ulang lagu tersebut. Lebih dari itu, men-cover lagu seharusnya tentang bagaimana kamu mampu menyertakan karakter yang kamu miliki dalam materi yang sudah dikenal baik di banyak telinga, menyajikan satu warna baru, dan di waktu yang sama tidak “merusak” apa yang sudah dibuat sebelumnya. Selain itu, ada beban tambahan di mana para die-hard fans dari masing-masing band bisa jadi menganggap bahwa gubahan ulang itu menghilangkan esensi yang sudah ditumbuhkan oleh band kesukaan mereka. Di sini, kita bicara tentang The Big Four. Artinya, tugas Angel of Death sebenarnya sangat berat.
Ada beberapa tantangan yang perlu mereka hadapi. Pertama, lagu-lagu ini didengar oleh banyak sekali orang. Sudah ada pakem yang tertanam ketika nomor-nomor dari The Big Four dimainkan. Kedua, bisa dikatakan lagu-lagu dari ke-empat band di atas tidak perlu digubah ulang. Maksudnya, materi yang disajikan Anthrax, Slayer, Metallica atau Megadeth sudah jadi satu padanan yang sangat lengkap. Tidak pernah ada materi yang terdengar standar, biasa saja, atau tidak menarik. Pun ada, istilah standar itu sudah dibentuk di tahap yang sangat tinggi. Ketiga, bukan sekadar nyali yang dibutuhkan untuk men-cover lagu-lagu milik The Big Four. Harus ada rancangan yang benar-benar matang dan eksekusi yang juga berbanding lurus dengan konsep.
Comments (0)