Review EP : Timekeep – Epoch
Sumber foto : Instagram Timekeep
Inilah sebuah titik awal cerita Timekeep yang disuguhkan kepada pendengarnya.
Goresan baru kembali dibekaskan oleh Timekeep lewat Epoch. Adalah sebuah debut mini album berisikan 6 materi yang cukup dalam menceritakan tentang masa-masa pahit dirasakan oleh trio Post-hardcore/Rock asal Tangerang ini untuk pendengarnya yang kini menjadi suguhan terhangat dari jejak karir musik mereka.
Seperti dengan pernyataan yang ingin disampaikan oleh Timekeep, Epoch mempunyai makna berupa masa atau skala yang membentuk suatu periode, khususnya dalam kehidupan seseorang. Lewat penafsiran ini, Timekeep merangkumkannya dalam dua pertanyaan tentang periode, antara lain adalah kapan itu terjadi dan berapa lama kejadian itu terjadi yang sedikit disangkut pautkan dengan masa awal terbentuknya Timekeep, yang dulunya telah dikumandangkan lewat single pertama mereka. Menjawab akan hal tersebut, 6 lagu dengan dentuman Post-hardcore yang cepat serta berbalut riff gitar pesakitan dalam Epoch-lah jawabannya.
Seperti di lagu awal, “Reckless” yang mempunyai ritme musik instrumental langsung menyapa pendengarnya. Di awal, lagu ini memang cukup santai sampai setelah permainan solo bass berakhir, langsugn seketika berubah dengan ketukan drum bergaya math-rock yang menggebut-gebu menyatu dengan irama modern hardcore menjadi titik awal perkenalan dengan musik Timekeep. Lanjut setelahnya, “Regret” menjadi lontaran pertama bagi band ini untuk menyuarakan spoken word kepada pendengarnya dengan partitur yang lebih mendalam. Hingga tanpa disadari “Riot” pun menyapa yang kembali membuka partitur musik yang berbeda. seperti contohnya di awal lagu, efek riff gitar seperti antara-tiada dan banyak mengandung unsur melody serta seruan ala musik Hardcore sangat ditonjolkan disini. Wajar saja kalau lagu ketiga ini adalah salah satu single dari Epoch, karena partiturnya cukup aneh dan berebeda. Begitu pun dengan “Mess”, yang memiliki ritme cepat serta menggebu-gebu dan sebagai titik peristirahatan, “There Is No Place Like a Home” adalah sebuah guratan yang mendalam dari Timekeep. Sampai akahirnya ditutup dan membekas lewat “Suite”, yang merupakan single pertama untuk mini album Epoch.
Diawal karirnya, Timekeep yang kini digawangi oleh Vian Pratama (Vokal), Idam Risnaputra (gitar), dan Ridho Azhari (Gitar) ingin mencoba keluar dari zona nyaman musik Emo atau Post-Hardcore yang berjamuran belakangan ini. Salah satu langkahnya adalah dengan debut EP Epoch, yang mencampur adukan komposisi dari musik-musik lainnya yang tetap membalutkan ‘kesedihan’ didalamnya sebagai suguhan utama kepada pendengarnya.
Comments (0)