Saat Hair Rock Keren Pada Masanya

Saat Hair Rock Keren Pada Masanya

Era 80-an adalah masa dimana semua penyanyi rocker, khususunya pria, berdandan dengan rambut panjang ala perempuan.  Pada tahun tersebut, di Amerika, tepatnya di Kota Los Angeles muncul fenomena rocker dengan rambut panjang disasak tinggi. Di jalanan kumuh itulah muncul kultur baru, yaitu para pencinta musik rock n roll yang berambut gondrong dengan semprotan hair spray, sehingga rambut mereka meninggi.

Dalam dunia musik pada zaman itu, fenomena tersebut bisa disebut dengan era musik rock gondrong, yang di Amerika sana genre musik dan fashion tersebut dikenal dengan nama Hair Rock. Budaya itu sudah menjadi mewabah dan sangat mainstream pada tahun 80-an. Sebenarnya Inggris lah yang pertama kali menyebarkan demam berambut gondrong ini bagi para rocker. Pada dekade 70-an muncul musisi rock berpakaian glamor dan berdandan dengan model pakaian teatrikal yang ekstrim. Nama besar di era ini di antaranya adalah David Bowie,Bryan Ferry, Roxy Music, Alvin Stardust, Slade, T-Rex, Marc Bolan dan KISS.

Untuk di Amerika sendiri, banyak band-band yang mencoba menggunakan gaya ini dan terbukti sukses menjadi panutan fashion pada saat itu. Motley Crue, Cinderella, RATT, Poison, Faster Pussycat, Skid Row, Gun’s n Roses dan lainya adalah salah satu dari sekian band yang melopori gerakan Hair Rock di negara Paman Sam sana.

Munculnya Music Television yang dikenal dengan sebutan MTV sebagai tontonan musik, membuat virus Hair Rock ini semakin mewabah dimana-mana. Dengan dukungan dari video klip yang ditonton, campaign dari fenomena ini sebagai salah satu genre musik rock generasi baru semakin jelas terlihat. Selain itu juga, majalah-majalah musik menampilkan para band Hair Rock di sampul depan. Ulasan tentang mereka sebagian besar adalah sensasi dan gaya hidup rock star di masa itu, yang masih menganut paham sex, drug, and, rock and roll.

Para rocker pengusung Hair Rock tidak hanya merajai klub yang berderet di Los Angeles, tapi merambah ke  panggung konser raksasa di seluruh dunia. Dalam bentuk yang kurang lebih sama, era ini memunculkan juga band yang cukup sukses dan berasal dari luar LA, seperti Bon Jovi (New Jersey), Van Halen (Pasadena) bahkan dari Eropa seperti Europe (Swedia), Def Leppard (Inggris) atau Gorky Park (Rusia).

Namun, fenomena Hair Rock sendiri tidak berlangsung lama. Munculnya genre baru dari sebuah Kota Seattle, perlahan-lahan memutuskan wabah tersebut. Munculnya band Nirvana. Pearl Jam, Soundgarden, Smashing Pumpkins dan boomingnya musik Grunge atau dikenal dengan sebutan Seattle Sounds di Amerika pada 90-an adalah salah satu penyebabnya. Musik rock di awal dekade 90-an menjadi akhir yang tragis bagi pengusung genre Hair Rock. Musisi rock tidak lagi harus berambut gondrong dan memakai aksesoris logam di sekujur tubuhnya. Tidak lagi ada lengkingan pitch yang tinggi, dari seorang penyanyi rock. Tidak lagi ada solo gitar  maut, dari gitaris sebuah band rock, yang ada  hanya raungan suara distorsi tanpa batas.

Foto Slank dengan sedikit sentuhan Hair Rock  dalam formasi awal.

Di Indonesia, fenomena Hair rock ini menjamur dekade 80an akhir, dimana band-band alumnus festival musik Hardrock yang mewabah pada saat itu banyak berpenampilan seperti musisi-musisi Amerika dan Inggris dengan tren Hair Rock-nya.Salah satunya contohnya adalah Slank dan Roxx, ada juga Edane dan seterusnya.

 

Sumber foto: popdose.com

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner