Sejarah Musik India: Nada-Nada Hindustani (part 2)

Sejarah Musik India: Nada-Nada Hindustani (part 2)

Musik telah bermula sejak lama di India dan tradisi tersebut terus diwariskan. Dikarenakan negeri ini adalah tempat lahir agama Buddha, pengaruh musiknya mengalir ke banyak negara bersamaan dengan agama tersebut. Sumber terawal adalah sebuah kitab kuno Natya Shastra mengenai pentas drama yang diiringi tarian dan musik.

Sistem musik kuno India dijelaskan dengan 22 pembagian oktaf yang menghasilkan 2 buah tangga nada dengan 7 bunyi dasar. Setiap bunyi di kedua tangga nada dapat berperan sebagai bunyi pertama sehingga membuat kesemuanya menjadi 14 bunyi. Kitab tersebut juga menjelaskan mengenai karakter emosional dari tiap bunyi.

Bagian utama dari konsep musik India adalah mode yang dinamakan ragas. Ritme dalam musik India dibangun dari blok bangunan yang lebih kecil ke yang lebih besar, sebuah konsep yang berpengaruh dalam musik barat mulai abad ke-20. Ritme dasar ini dinamakan talas. Pada dasarnya ritme musik India monodik (monoton) yang hanya terdiri dari satu melodi yang mengalun melawan melodi yang lebih rendah, dan pada melodi lainnya dikuti tabuhan gendang.

Musik umumnya dimainkan untuk hiburan namun sumber aslinya adalah ritual agama Hindu. Walaupun musik India dilengkapi dengan teori yang kaya dan membutuhkan notasi, tradisinya diwariskan secara oral antara guru dan murid. Alat-alat musik India yang penting sebagian besar adalah alat musik gesek dan alat musik perkusi, antara lain sitar, sarod, tambura, tabla dan vina.

Terdapat perbedaan musik Hindustan dengan yang lain, contoh seperti ini ciri khas yang terletak pada ritme yang ditimbulkan oleh instrumen membranophone bernama Tabla dan instrumen string yang disebut Sitar.

*Diolah dari berbagai sumber

Foto: net

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner