Sekali Lagi, Band-Band Pinggiran Bandung Unjuk Gigi
Selesai dengan perbincangan menarik dengan Inkmary, di atas panggung telah siap Clothesline ‘menyalak’ dengan musiknya. Layaknya band Rawan Begal tadi, Clothesline pun punya nyali lebih dengan membawakan lagu mereka sendiri, dengan cukup bertenaga. Permainan mereka cukup solid dan mampu menyuguhkan musik yang terasa harmonis, meski ditingkahi bisingnya distorsi dan rapatnya ketukan drum berirama cepat.

Setelahnya, tiga band yang akan menjajal panggung ShoutOut! hari itu diisi oleh band Buls Brother, dengan suguhan musik hip metal/rap rock, yang membawa nostalgia ria kala Fred Durst, sang pentolan Limp Bizkit cukup sering melontarkan sumpah serapah, dengan semua 'kesombongan' di masa muda yang indah bersama bandnya, yang saat itu sedang ada di puncak karirnya pada era awal 2000an. Buls Brother menangkap dan menyuguhkan kembali romantisme itu, lengkap dengan sang vokalis yang memakai topi baseball warna merah, layaknya Fred Durst.
Vogoo dan BWR, dua band yang didaulat menjadi penutup gelaran tersebut, sama-sama menghadirkan tensi tinggi dengan permainan musik cepat nan agresif. Khusus untuk BWR, yang mempunyai seorang vokalis perempuan, membuatnya menjadi band dengan amunisi yang terbilang menarik, karena lontaran demi lontaran kata-kata berbalut distorsi tebal tersebut lahir dari seorang vokalis perempuan yang bisa dibilang cukup punya nyali menghadirkan musik dengan tensi dan agresivitas yang tinggi. Hingga akhirnya acara berakhir menjelang Maghrib.
Comments (0)