Semarak Keragaman Musik di Kota Cimahi oleh 7 ‘Local Heroes’

Semarak Keragaman Musik di Kota Cimahi oleh 7 ‘Local Heroes’

Seperti Obstinate. Grup yang beranggotakan Dery Izal (vokal), Suckjel Zakariya (gitar), Anggi (gitar), Vera m (bass), dan Iwan K (drum) memiliki genre Metalcore, yang banyak terinsfluensi dari beberapa grup hardcore era 90’an, baik di daratan benua Amerika maupun Eropa sekalipun. Dari pengaruh musik tersebut, lantas Obstinate meleburkannya dengan beberapa referensi musik dari tiap personilnya, hingga akhirnya mereka menelurkan sebuah karya single yang cukup berbahaya berjudul “The Wolves Never Be A Part Of Circus”. Dalam karyanya tersebut, mereka menggabungkan beberapa warna-warni musik cadas, seperti Hardcore beat down dan Metalcore yang menjadi alur utama di musiknya.

Lalu ada juga band potensial dari Cimahi lainnya bernama Walker, yang merupakan grup Thrash Metal yang digawangi oleh Fahmi Hilman (Drum), Solehudin Hilim Al-Falah(Lead-Guitar), Irfan Yanuar Aiba (Guitar), Ahmad Rifandi Sidiq (Bass) dan Galih Prayoga (Vocal), yang telah bergerak sejak tahun 2014 silam. Dari kurun waktu tersebut, mereka telah merilis tiga lagu dalam format digital seperti “Awake”, “Bandung Thrash Zone”, dan “Hellparty”. Tentu jika mendengar kata Thrash Metal, pikiran langsung dikerucutkan dengan band seperti era awal Metallica atau Megadeth. Memang, eksistensi musik kedua band mendunia itu ada pada denyut nadi Walker. Namun, yang menjadi keunikan dalam musiknya adalah, Walker mempunyai ciri khas pada teriakan sang vokalis. Ciri khasnya sendiri merupakan teknik vokal Old School Thrash/Black Metal seperti Venom atau era awal Slayer.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner