Sering Dirilis Ulang, ‘Blacklight’ Dari Koil Masih Bernyali Untuk Berbunyi Nyaring

Sering Dirilis Ulang, ‘Blacklight’ Dari Koil Masih Bernyali Untuk Berbunyi Nyaring

Leon mengakui bahwa sebenarnya mereka tidak tertarik untuk merilis ulang album ini hingga beberapa kali. Namun karena permintaan label, akhirnya album Blacklight ini kembali dirilis dengan beberapa versi yang sedikit berbeda

Koil sukses menjadi sebuah role model bagi band-band yang mengusung genre rock industrial pada era 90an. Segudang karya sudah dihasilkan Koil dengan warna musik yang bisa dibilang ‘berbeda’ dengan band-band lain pada era itu. Dari mulai album demo mereka From Nowhere, Koil, Megaloblast, Hingga Blacklight sukses membuat Koil muncul ke permukaan dan berhasil membuka jalan bagi Koil dan sanggu bertahan hingga hari ini.

Menggaris bawahi tentang album Blacklight. Album ini terbilang yang paling sering dirilis ulang, dari mulai format kaset, CD, Vinyl, bahkan hingga dirilis dalam format CD vinyl version (berisikan lagu-lagu/materi dari album Blacklight format vinyl, ditambah beberapa lagu cover version) rilisan label Warkop Musik. Ditemui disela-sela konferensi pers di Rumah Makan Legoh, Koil menjelaskan jika dilihat dari perspektif mereka, sang drummer Leon mengakui bahwa sebenarnya mereka tidak tertarik untuk merilis ulang album ini hingga beberapa kali. Namun karena permintaan label, akhirnya album Blacklight ini kembali dirilis dengan beberapa versi yang sedikit berbeda. “Sebenernya Koil tuh engga pernah punya rencana untuk rilis ulang atau melakukan hal-hal seperti itu, tapi banyak pihak terutama pihak label yang ingin merilis ulang, karena mereka tau kalo dirilis ulang pembelinya akan banyak.” ucap Leon

Sedikit kilas balik tentang album Blacklight, yang pertama kali dirilis pada tahun 2007 lalu. Membahas tentang proses kreatif, nampaknya membutuhkan waktu yang cukup lama dalam merampungkan album Blacklight ini, bahkan sudah dirancang setelah album Megaloblast keluar dan Doni adalah dalang di balik pembuatan album ini. Namun karena waktu yang kurang pas, juga beberapa masalah mulai menghabat seperti Otong yang jatuh sakit dan kesibukan lain dari para personil, akhirnya pengerjaan album ini harus tertunda meskipun sebenarnya dari segi musik sudah selesai dikerjakan. Memasuki awal tahun 2007, Leon bercerita bahwa pada saat itu sebenarnya ia dan personil lainnya sudah lepas tangan untuk tidak meneruskan perampungan album ini. Namun secara tiba-tiba Otong hadir dengan membawa materi penuh untuk album ini dan akhirnya album Blacklight bisa diselesaikan dengan lancar.

Warkop Musik selaku label yang merilis ulang album ini mengaku jika album Blacklight merupakan album Koil yang monumental. Dalam konferensi pers nya Tresna, pemilik label Warkop Musik mengaku jika pihaknya akan melanjutkan kerja sama dengan Koil dalam waktu lama, termasuk beberapa proyek seri Installment menuju album barunya Koil. Sedikit menyinggung soal seri Installment yang sudah dibuat dua seri, nampaknya kini Koil sedang mempersiapkan seri Installment ketiga. Leon menjelaskan bahwa rencananya seri Installment ini akan dibuat hingga enam seri, dan setelah itu barulah album baru akan mereka rilis. Project ini juga sebenarnya dilakukan karena masa pandemi yang Leon akui menghambat proses perilisan album terbaru dari Koil. Akhirnya mereka membuat seri Installment ini sekaligus menunggu berakhirnya masa pandemi. Untuk seri Installment selanjutnya Leon akui akan masih banyak lagu-lagu cover yang akan dibawakan oleh Koil.

BACA JUGA - “GALANG” : Cerita Lama dan Langkah Baru Musik Underground

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner