Serunya Menikmati Konsep Musik yang Tidak Berkonsep Dari Gotas De Sudor
“konsep kita itu tidak berkonsep. Jadi kita lumayan sering gonta ganti personil. Nah jadi setiap ada personil baru, warna musik band kita juga jadi baru lah bisa dibilang”, ujar Bisma tentang musik Gotas De Sudor.
Gotas De Sudor, sebuah band asal Bandung yang berdiri tahun 2011. Digawangi oleh Wahyu (gitar), Yudit (perkusi), Febby (bas) Melinda (vokal), Wisnu (saxophone), Bisma (kibor), dan Kemal (drum). Ditemui disela-sela syuting DCDC MusikKita, mereka menuturkan jika nama Gotas De Sudor diambil dari bahasa Spanyol yang berarti tetesan keringat. Nama ini menurut sang gitaris, Wahyu diambil karena mereka merupakan typical pekerja keras, di mana hal tersebut menjadi sejalan dengan arti dari Gotas De Sudor itu sendiri. “dari mulai kita bekerja atau berkarya kita pasti ngeluarin keringat, dan itu jadinya nyambung sama nama itu sendiri”, ujar Wahyu.
Lepas dari itu, ketika ditanya tentang proses kreatif mereka mengaku jika pada pengerjaannya mereka lebih mengutamakan sistem jamming, di mana semua personil terlibat dalam penggarapan lagu. “kaya misalnya nih, vokalis kita punya lagu, nah itu kita olah bareng-bareng lagunya, kaya aransemen dan sebagainya”, ujar sang kibordis Bisma. Satu hal yang kemudian diamini oleh Wahyu jika pada proses mereka berkarya semuanya natural saja. “jadi apa yang kita ingat dan kita rasa itu yang akhirnya tuangkan dalam karya kita”, ujar Wahyu. “ga ada tugas kaya kamu harus bikin musiknya, kamu harus bikin liriknya, ya bareng-bareng aja”, tambah sang vokalis Melinda, atau biasa disapa Mey Mey ini.
Bicara musik, mereka mengaku terpengaruh oleh Jamaican sound seperti reggae, namun hal tersebut menurut Wisnu tetap dikuatkan dengan ciri khas Gotas De Sudor itu sendiri. “jadi meskipun benang merahnya musik kita reggae, tapi kita eksplor terus musiknya, jadi reggae ala kita lah bisa dibilang”, ujar Wisnu. “kalo menurut saya konsep kita itu tidak berkonsep. Jadi kita lumayan sering gonta ganti personil. Nah jadi setiap ada personil baru, warna musik band kita juga jadi baru lah bisa dibilang. Terus kita juga tidak mengacu pada suatu band tertentu sih. Jadi ya ngalir aja gitu”, ujar Bisma menambahkan.
Comments (0)