Shiny Happy Records ‘Kekeuh’ Pertahankan Rilisan Fisik
Berawal dari proyekan band iseng-iseng, tak disangka sejak 2009 hingga sekarang Shiny Happy records masih cukup aktif dalam merilis band indiepop lokal ke luar negeri dan band luar negeri ke Tanah air. Label dari Depok tersebut berkerja secara DIY (Do It Yourself) untuk membantu band indiepop untuk mendapatkan pendengar yang jangkauannya lebih luas, baik band indie dalam negeri maupun luar negeri. Salah satunya adalah Tamankota.
Dulu Eko, sang founder label ini mengunduh lagu rekamannya melalui situs Myspace. Tak lama setelah itu, label dari Nebraska mengirimkannya email dan menawarkan untuk ikut dalam kompilasi band indiepop dari berbagai negara seperi UK, US, Swedia, Perancis, Spanyol, Jepang bahkan Indonesia. Setelah ikut berpartisipasi dalam kompilasi itu, Eko mulai banyak berkomunikasi dengan pemilik label tersebut dan banyak bertanya tentang bagaimana manjalankan label tersebut. Sampai akhirnya beliau tertarik dan memutuskan membuat label sendiri untuk membantu mempromosikan band yang menurutnya bagus dan layak didengar oleh lebih banyak orang.
Terlebih perkembangan band indiepop lokal saat ini semakin bagus bahkan ada yang namanya terdengar sampai ke luar negeri. Hal yang juga sangat bagus adalah semakin banyaknya label-label indiepop yg tetap mempertahankan rilisan fisik dan mengangkat band lokal. Setelah Maritime Records, label seperti Heyho Records, Bah! Records, Paperplane Records adalah bukti keberadaan indiepop di Indonesia.
Dalam menjalankan label ini Eko ‘kekeuh’ bertahan dengan rilisan fisik yang pada saat itu semakin disingkirkan. Tapi akhir-akhir ini justru peminat rilisan fisik semakin meningkat dengan kembali eksisnya piringan hitam. Geliat mengoleksi rilisan fisik pun kembali ramai. Karena menurutnya rilisan fisik adalah dokumentasi terbaik untuk sebuah band, sebagai bukti perjalanan band tersebut. Rilisan fisik lebih nyata, dapat dipegang, dipeluk, dapat ditulis liner notes yang akan selalu menjadi kenangan dan ketika membacanya lagi dikemudian hari kita akan tersenyum.
Comments (0)