Singular Omnibus : Kompilasi Singel Milik Oyster
‘STRANGER’ – Inti dari lagu ini berkisah tentang perasaan seseorang bahwa terkadang justru orang asing yang lebih baik menjadi kawan, ketika orang-orang yang sudah dikenal malah tidak peduli. Vokalis Muhammad ‘Ogun’ Fakhriyadi menulis lirik ini atas inspirasi dari film “The Negotiator”. Sebagai jangkar utama, komposisi Stranger mengedepankan hook gitar dengan efek overdrive yang catchy dan repetitif; berkolaborasi dengan bassline yang dinamis dan groovy. Range vokal yang melengking dan bertenaga, segera dibungkus oleh permainan drum yang bhanging. Pada bagian reff, nuansa indie-rock di sini segera bertransformasi menjadi aura modern-rock – sebelum akhrinya menjelma sejenak menjadi post-rock di part ending lagu – berisi lead dari Andri ‘OWNDRIS’ Setiawan. Racikan skala nada pada lagu ini dibuat secara unik oleh gitaris Rumi ‘Ableh’ Al Afghani, agar nada dasar reffrain yang telah dinaikkan di akhir lagu, ternyata masih menggunakan outro chord yang sama dengan intro.
‘TURN’ – Dari liriknya, lagu ini memiliki tema naluriah. Bercerita tentang perjalanan manusia untuk ‘membelokkan’ kembali arah hidupnya dari rasa kelam, ke jalan yang menentramkan batin. Prosa yang berkisah tentang permohonan seorang manusia kepada Penciptanya dalam memperbaiki jalan hidup. Dibalut gaya bahasa metafora multimakna. Dalam aspek musikal, Turn menunjukkan bahwa dari pengulangan 4 buah chord saja, ternyata bisa menghasilkan 3 buah harmoni yang berbeda suasana: dance, lounge, dan salsa. Tembang ini dibuka dengan atmosfir dance-rock dengan detil ketukan drum Bobbie Rendra yang non-mainstream; sambil dihiasi sentilan gitar electro-folk dari Andris. Memasuki bagian reffrain, nuansa manis ala sebuah pub kecil segera tersaji – seakan di sana sedang ada live band yang memainkan musik indie-pop. Ketika musik kembali melaju dalam ketukan dansa, tiba-tiba atmosfir berubah jadi salsa; lead gitar yang jazzy pun menyeruak. Ada secercah warna latin pada atmosfir enigmatic dalam lagu ini.

Comments (0)