Siter Bukan Sitar!

Siter Bukan Sitar!

By ; D. Bramtyo

Pernahkah Coklatfriends mendengar alat musik khas dari India yang bernama Sitar? Alat musik yang merupakan perpaduan dari gitar dan biola ini sangat merdu didengar. Sitar merupakan keluarga dari alat musik kecapi yang dimainkan dengan cara dipetik. Bentuknya yang unik menjadikannya alatmusik yang khas dan unik. Leher panjang dan tubuh berongga labu menghasilkan resonansi kayadan harmoni.

Pergerakan kontra budaya di Amerika, yang banyak sekali menggali ajaran spiritual, budaya, dan alat music timur banyak berpengaruh terhadap perkembangan music modern itu sendiri. Kita mengenal George Harrison, Donovan, Magic Carpet, Kula Shaker, Kingston Wall, Saddaar Bazaar dan banyak musisi lainnya era-60-90an menggunakan alat musik ini. Begitu pula dengan munculnya gerakan neo-psychedelic belakangan ini, banyak musisi pengusung aliran tersebut beramai-ramai menggunakan Sitar,dari Indonesia nya kita sebut saja Om Benny Soebardja (Shark Move & Benny and The Lizard), atau yang paling fresh, Ramayana Soul. Tetapi tunggu dulu, sebelum lebih jauh, sebenarnya kita tidak akan membahas alat music Sitar, melainkan alat music nusantara yang namanya mirip dengan Sitar, yakni Siter.

Siter dan celempung adalah alat musik petik di dalam gamelan Jawa. Ada hubungannya juga dengan kecapi di gamelan pada budaya Sunda. Siter dan celempung masing-masing memiliki 11 dan 13 pasang senar, direntang kedua sisinya di antara kotak resonator. Ciri khasnya satu senar disetel nada pelog dan senar lainnya dengan nada slendro. Umumnya siter memiliki panjang sekitar 30 cm dan dimasukkan dalam sebuah kotak ketika dimainkan, sedangkan celempung panjangnya kira-kira 90 cm dan memiliki empat kaki, serta disetel satu oktaf di bawah siter.

Siter dan celempung dimainkan sebagai salah satu dari alat musik yang dimainkan bersama (panerusan), sebagai instrumen yang memainkan cengkok (pola melodik berdasarkan balungan). Baik siter maupun celempung dimainkan dengan kecepatan yang sama dengan gambang (temponya cepat).

Terminologis penamaan "siter" merunut kembali ke masa penjajahan colonial, kurang lebih tiga setengah abad yang lalu. Berasal dari Bahasa Belanda "citer", yang juga berhubungan dengan Bahasa Inggris "zither". Sedangkan  "Celempung" berkaitan dengan bentuk musical budaya musik Sunda ‘celempungan’. Senar siter dimainkan dengan ibu jari, sedangkan jari lain digunakan untuk menahan getaran ketika senar lain dipetik, ini biasanya merupakan ciri khas instrumen gamelan. Jari kedua tangan digunakan untuk menahan, dengan jari tangan kanan berada di bawah senar sedangkan jari tangan kiri berada di atas senar. Siter dan celempung dengan berbagai ukuran adalah instrumen khas Gamelan Siteran, meskipun juga dipakai dalam berbagai jenis gamelan lain.

Dari berbagai sumber

Foto Kredit : ajikotapurwokerto.or.id & kotamanusia.wordpress.com

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner