Technical Death Metal Di Daur Ulang Dengan Jazz Fusion
Kesibukan sehari-hari seperti Kuliah, Sekolah dan bekerja bukan hambatan bagi personil band Xenochrist. Band yang ditetapkan pada tahun 2008 ini mengusung genre Technical Death Metal/Progressive yang dipercantik dengan music Jazz Fushion. Ribon (gitar), Kiki (gitar), Febri (bass) dan Oki (drum) bercerita tentang arti nama yang mereka tetapkan pada band mereka yaitu Xenochrist
“Nah ini pertanyaan krusial nih :D makna sebenarnya kata Xenochrist itu adalah anti christ (Tuhan), tapi kita sendiri ga bermaksud apa-apa tidak ada muatan sara atau provokasi di dalamnya, personil kita punya beragama muslim semua, nama xenochrist ini diambil karena namanya singkat dan mudah di ingat, nama Xenochrist sendiri di ambil dari judul lagu band The Faceless. Jadi kami mohon maaf jika nama band kami menyinggung perasaan atau menyebabkan hal buruk lainnya :’)”
Dan ternyata, segarang-garangnya Xenochrist ketika manggung pada kenyataannya mereka juga pendengan dan pecinta AKB48 (WTF!!!!). Itu merupakan bukti kecintaan mereka pada musik dan genre yang mereka usung pun tidak harus selalu dipengaruhi oleh band-band yang menjadi influence mereka. Tetapi merekapun memiliki influence seperti Necrophagist, Dream Theater, The Faceless, Chick Corea and Electric Band.

Menurut Xenochrist, pergerakan band dalam jalur indie sangat membantu memberi nafas untuk kehidupan musik Indonesia yang sudah mati sejak era 2000an akibat tuntutan industri yang seakan mematikan kreatifitas musisi, dari mulai pembatasan durasi dan penentuan genre yang semuanya di atur oleh label.
Band ini pun bisa dibilang sudah mengangkat nama Indonesia dalam hal musik, walaupun mereka belum memiliki full length albums namun band asal Cirebon ini sudah banyak dan beberapa label dari luar negeri yang sudah memberi lampu hijau untuk menggaet mereka. Namun mereka menolak untuk sementara waktu dengan alasan “karena kami masih ingin mematangkan materi dan mengumpulkan materi baru untuk musik kami, saat semua sudah siap kami pasti akan beranjak menuju label kami tidak mau terburu buru. Jika semua sudah matang dan siap baru kami akan menuju industri musik metal yang sebenarnya”.
Foto : https://twitter.com/Xenochrist1 dan http://www.reverbnation.com/Xenochristx
Oleh : Gilangsetiar
Comments (0)