Terompet Kerang,  Warisan Budaya, Mistik, dan Alat Musik

Terompet Kerang, Warisan Budaya, Mistik, dan Alat Musik

Terompet Kerang, adalah sebuah intrumen tiup, yang terbuat dari kerang atau siput laut besar Digunakan sebagai alat musik dari berbagai macam suku di pesisir kepulauan Karibia, Mesoamerika, menyebrang ke India, dataran tinggi Tibet, dan menepi di Selandia Baru & Kepulauan Pasifik.

Di Negara India, yang mayoritas berkeyakinan Hindu, terompet merupkan simbol kesucian dari dewa wisnu, dan mewakili kesuburan wanita, kemakmuran, dan kehidupan manusia. Bahkan di India, kerang pun dianggap sebagai makhluk suci. Hal ini tergantung dari jenis, warna, dan arah sisik dari kerang tersebut. Apakah kerang yang arah sisiknya searah dengan jarum jam, yang dianggap sangat sakral, mewakili siklus kehidupan; karna melambangkan gerakan dari berputarnya matahari, bulan, bintang, dan langit.

Terompert Kerang

Itu di India, beda halnya dengan pandangan suku Mesoamerika dan Suku Kuno Kepulauan Karibia. Mereka menghubungkan kegunaan suara mirip terompet pada kerang sebagai tanda untuk memulai musim berburu, perang, dan ritual-ritual primitive lainnya. Peninggalan paling terlihat ada di reruntuhan kota kuno Teotihuacan yang kita kenal sebagai Meksiko, dimana hubungan secara simbolis yang masih kuat terkihat dari peryaaan-perayaan budaya disana yang masih menggunakan instrumen terompet kerang ini sebagai alat musik utama.

Dari berbagai sumber.

Foto :

radheyasuta.blogspot.com

utility-share.blogspot.com

kci-jakarta.blogspot.com

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner